Begini Aspirasi Kaum Milenial untuk Bupati dan Wakil Bupati Madina Terpilih

 Ja’far Sukahiri Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution. (FOTO: DOK. STARTNEWS)

Panyabungan, StartNews – Kalau tak ada aral melintang, Ja’far Sukahiri Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution akan dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) di Medan, Sumatera Utara, Kamis (22/7/2021) besok.

Seiring pelantikan tersebut, berbagai kalangan pun menggantungkan harapan kepada pemimpin baru Kabupaten Madina itu. Dari kalangan milenial, misalnya, penyandang gelar Lian-Taing Madina tahun 2021, Rafli Swanda Batubara dan Diana Sarah Lubis, berharap Bupati dan Wakil Bupati nantinya mampu membawa Kabupaten Madina ke arah yang lebih baik.

Mereka berharap Sukhairi dan Atika melibatkan kaum milenial sebagai generasi penerus bangsa dalam pembangunan. Dalam Pilkada Madina yang lalu, kaum milenial juga memberikan hak pilihnya. Itu sebabnya, mereka berharap kaum milenial tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga dilibatkan sebagai subjek pembangunan di Madina.

“Harapan saya, Bupati dan Wakil Bupati Madina terpilih dapat memfasilitasi kaum milenial untuk mengukir prestasi yang dapat mengharumkan nama Mandailing Natal, baik dari segi adat-istiadat budaya, UMKM, pariwisata, dan lainnya,” kata Rafli Swanda Batubara, peraih gelar Lian Madina tahun 2021, saat dibincangi startnews, Rabu (21/7/2021).

Alumni MAN 1 Panyabungan ini berharap Bupati dan Wakil Bupati Madina nantinya mampu memberdayakan kaum milenial dalam pembangunan Madina yang berkelanjutan.

“Selama ini kaum milenial hanya menjadi objek pembangunan. Padahal, kaum milenial sebaiknya menjadi subjek pembangunan agar mampu menghadapi tantangan yang makin komplek pada masa mendatang,” katanya.

Harapan serupa diungkapkan oleh peraih gelar Taing Madina 2021, Diana Sarah Lubis. Dia berharap Sukhairi – Atika lebih mengarahkan kaum milenial agar mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan Mandailing Natal.

“Kami berharap Bupati dan Wakil Bupati nantinya proaktif mendukung kegiatan promosi priwisata yang kami lakukan. Juga memprioritaskan pembangunan infrastuktur, terutama pembangunan jalan, agar destinasi wisata yang ada di Mandailing Natal dapat dikelola secara maksimal,” kata taing kelahiran Panyabungan, 8 November 1998 ini.

Begitu pula Khofifah Azzahra Siregar. Peraih gelar Putri Pariwisata Sumatera Utara ini berharap Sukhairi – Atika nantinya memberikan ruang yang luas kepada kaum milenial untuk mengekspresikan gagasan dan kreativitasnya.

“Memberikan pelatihan entrepreneurship kepada kaum milenial sangat bagus untuk meningkatkan ekonomi daerah dari sektor UMKM,” kata Ara, panggilan akrab Khofifah Azzahra Siregar.

Reporter: Ian Siregar

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi