Drainase Diperbaiki, Genangan Air di Depan SPBU Pasarbaru Hilang

Sejumlah pekerja memperbaiki drainase yang tersumbat di depan SPBU Pasarbaru, Jalan Willem Iskander, Panyabungan, Rabu (14/7/2021). (FOTO: STARTNEWS/IAN SIREGAR)

Panyabungan, StartNews – Banjir yang merendam Jalan Willem Iskander, tepatnya di depan SPBU Pasarbaru, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mulai teratasi. Dinas PUPR Sumatera Utara mengerahkan sejumlah pekerja untuk memperbaiki drainase yang menyebabkan genangan air di jalan protokol itu.

Rusdi Lubis dari Dinas PUPR PPK23 Provinsi Sumatera Utara mengatakan banjir terjadi karena drainase di jalan itu tersumbat akibat lumpur yang menumpuk. Selain lumpur, kata dia, penyumbatan juga akibat banyak lubang yang ditimbun dengan kerikil di drainase itu.

“Penyebab (drainase) tersumbat, juga karena pembuangan sampah sembarangan. Sirtu yang ada di badan jalan ini hanyut terbawa air ke saluran. Sehingga, drainase tersumbat sepanjang 100 meter hingga jembatan Aek Sipolupolu,” kata Rusdi Lubis yang ditemui startnews di lokasi perbaikan, Rabu (14/7/2021) sore.

FOTO: STARTNEWS/IAN SIREGAR

Sejauh ini, menurut Rusdi, pihaknya tidak ada kendala untuk memperbaiki drainase yang tersumbat tersebut. “Selama pengerjaan ini tidak ada kendala, semuan aman dan lancar,” katanya.

Rusdi mengungkapkan, perbaikan saluran air di jalan tersebut membuthkan waktu beberapa hari. “Dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Dilanjutkan lagi jam tengah 9 malam sampai jam 4 pagi,” tuturnya.

Dia mengatakan pihaknya berusaha secepatnya memperbaiki drainase tersebut agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur yang terbilang ramai kendaraan itu. “Target kita secepatnya. Kalau bisa dalam empat hari ini sudah harus selesai, sebelum Idul Adha,” katanya.

Berdasarkan catatan startnews, jalan protokol di depan SPBU Pasarbaru kerap terendam banjir,  terutama saat musim penghujan. Genangan air menyebakan badan jalan rusak. Bahkan, beberapa  pengendara pernah mengalami kecelakaan akibat lubang yang tergenang air.

Hilman, seorang pengendara, mengatakan genangan air di jalan tersebut sudah berlangsung lama. Menurut dia, genangan air terjadi akibat drainase di sepanjang jalan itu tidak berfungsi normal.

“Pengerukan sudah sering dilakukan, tapi genangan air masih kerap terjadi, terutama saat musim hujan,” katanya.

Reporter: Ian Siregar

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi