Gubsu Minta Partisipasi Semua Kabupaten dan Kota Sukseskan PPKM Darurat

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menghadiri Apel Operasi Kontinjensi Aman Nusa II Toba di Lapangan Merdeka, Medan, Senin (12/7/2021). (FOTO: DISKOMINFO SUMUT)

Medan, StartNews – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta partisipasi 31 kabupaten/kota di Sumut dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan dan PPKM Diperketat di Kota Sibolga mulai 12 Juli hingga 20 Juli 2021.

Edy berharap agar kabupaten/kota lain terus menangani penularan Covid-19 di daerahnya masing-masing. Sebab, pasien Covid-19 yang dirawat di Kota Medan juga ada yang berasal dari kabupaten/kota lain.

Dia menyebutkan, pada Senin (12/7/2021) pagi sudah ada sembilan pasien Covid-19 yang bertambah dengan rincian, lima dari luar Kota Medan dan empat warga Kota Medan.

“Untuk itu, kita juga libatkan semua kabupaten/kota agar ikut bersama-sama, sebagai penyangga, semua harus berlaku sama,” kata Edy Rahmayadi  usai menghadiri Apel Operasi Kontinjensi Aman Nusa II Toba, Penanganan Covid-19 Lanjutan, dalam rangka PPKM Darurat di Lapangan Merdeka, Jalan Pulau Pinang, Medan, Senin (12/7/2021).

Selain itu, Edy juga mengatakan PPKM Darurat bertujuan mengendalikan penyebaran Covid-19 yang meningkat beberapa waktu terakhir. PPKM Darurat merupakan langkah antisipasi penularan berbagai varian baru Covid-19 yang menular lebih cepat dibanding varian yang lama.

Edy berharap penyebaran Covid-19 di Sumut tidak terjadi seperti di Pulau Jawa dan Bali. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat agar senantiasa melaksanakan protokol kesehatan (Prokes)  5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

“Patuhi protokol kesehatan agar kita bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 di provinsi yang kita cintai ini,” kata Edy.

Sementara Wali Kota Medan Bobby Nasution yang menjadi pemimpin apel menyampaikan, ada 18 titik penyekatan dan pengalihan arus lalu lintas di perbatasan dan inti Kota Medan. Namun, dalam waktu tiga hari kedepan, masih dalam tahap sosialisasi terlebih dahulu. Selanjutnya baru akan dilakukan penindakan bagi yang melanggar.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi