Ini Alasan Gubsu Minta Pimpinan OPD Turun ke Daerah

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat memimpin rapat evaluasi bersama OPD di Rumah Dinas Gubernur, Medan, Jumat (2/7/2021). (FOTO: DISKOMINFO SUMUT)

Medan, StartNews – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta para pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Sumut turun ke daerah-daerah untuk mengetahui tempat-tempat yang perlu perhatian dan sentuhan pemerintah.

“Saya minta ini dipompa (ditingkatkan). Apa yang bisa kita bantu untuk menyejahterakan masyarakat. Ini tanggung jawab kita, turunlah ke desa-desa,” kata Edy Rahmayadi dalam rapat evaluasi bersama seluruh OPD di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Medan, Jumat (2/7/2021).

Rapat evaluasi itu juga dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Musa Rajekshah, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Afifi Lubis, serta seluruh pimpinan OPD Pemprov Sumut.

Dalam kunjungannya ke sejumlah daerah, Edy melihat banyak potensi daerah yang belum dikelola secara maksimal, seperti potensi alam dan lainnya. Padahal, menurut dia, berbagai potensi daerah tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian daerah jika dikelola dengan baik.

Edy mengatakan percepatan pembangunan daerah perlu terus didorong dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada. Menurut dia, pembangunan daerah menjadi program prioritas Pemprov Sumut sebagaimana visi-misi ‘Membangun Desa Menata Kota’.

Sehingga, apa yang dibutuhkan masyarakat dapat diwujudkan melalui peran negara yang hadir untuk rakyatnya. Di antaranya pertanian, perikanan, peternakan, dan pariwisata yang potensial di provinsi ini.

“Evaluasi yang kita lakukan akan menjadi program yang berguna. Semakin banyak yang mengoreksi, kita bisa lebih baik. Kita mau bagaimana masa depan bisa lebih baik,” kata

Kepada para pimpinan OPD, Edy juga mengatakan pembangunan tidak terlepas dari kinerja yang ditunjukkan oleh OPD masing-masing. Misalnya di sektor pertanian, bagaimana para petani bisa mengelola lahan secara efektif. Kemudian didukung oleh Dinas Bina Marga melalui pemeliharaan dan pembangunan akses jalan. Semua itu tidak terlepas dari peran BKD yang menjamin SDM unggul yang ditempatkan pada satu posisi.

“Jadi, dibutuhkan juga peran Dinas Bina Marga untuk perbaikan akses jalan. Begitu juga Badan Kepegawaian Daerah (BKD) harus benar-benar meyakinkan bahwa sumber daya manusia (SDM) kita bisa diandalkan, terutama dalam mengelola anggaran dengan efektif (tepat guna),” tegas Edy Rahmayadi.

Sementara Wagub Sumut Musa Rajekshah menyatakan OPD terkait juga harus bisa memetakan kondisi dan kebutuhan satu daerah hingga tingkat kecamatan. Dari situ, dapat dibuat semacam klaster guna menentukan mana yang potensial untuk dikembangkan di masing-masing tempat.

“Karena memang tidak semua tempat bisa ditanam dengan tumbuhan yang sama seperti daerah lain. Dengan pemetaan itu, kita bisa menentukan mana yang menjadi unggulan. Termasuk perbaikan jalan dengan kemampuan anggaran terbatas, kita analisis. Karenanya seluruh OPD harus inovatif dan kreatif,” ujarnya.

Reporter: Rls

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi