Ini Petunjuk Pelaksanaan Perayaan Idul Adha di Kota Padangsidimpuan

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution. (FOTO: ISTIMEWA)

Padangsidimpuan, StartNews – Pemerintah Kota (Pemkot) Padangsidimpuan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 451.11/3217/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Malam Takbiran, Salat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban. “Surat Edaran itu sudah saya tandatangani pada siang tadi,” kata Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, Jumat (16/7/2021).

Menurut Irsan, SE itu secepatnya disebarkan kepada pengurus masjid atau panitia pelaksanaan kegiatan Idul Adha se-Padangsidimpuan, RT, RW, LPMK, pimpinan organisasi keagaman, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Padangsidimpuan, serta camat dan lurah se-Padangsidimpuan.

SE itu merujuk pada Surat Edaran Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor SE 15 Tahun 2021 tanggal 21 Juni 2021, SE Gubernur Sumut Nomor 188.54/INST/2021 tanggal 5 Juli 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis mikro. Beberapa poin dalam SE tersebut.

Pertama, Pemerintah Kota Padangsidimpuan bersama Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Padangsidimpuan berperan aktif dan mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan sebagai bentuk syiar agama di Kota Padangsidimpuan.

Kedua, agar tidak melakukan kegiatan takbir keliling, kegiatan takbir dilakukan di rumah maupun di masjid/musala oleh pengurus takbir dan dapat melalui radio, media sosial, dan media digital lainnya.

Ketiga, salat Idul Adha dapat dilaksanakan di rumah dengan berjamaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri (munfarid). Juga dapat dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau lapangan dengan tetap memperhatikan SE Menteri Agama Nomor. SE.15 Tahun 2021, protokol kesehatan dengan ketat dan mencegah terjadinya penularan Covid-19, antara lain:

  • Menyediakan dan menggunakan masker setiap orang;
  • Menyediakan sabun cuci tangan atau Hand Sanitizer,
  • Membawa peralatan Shalat (sajadah) masing-masing.
  • Menjaga jarak (Physical Distancing);
  • Tidak berjabat tangan dan berpelukan;
  • Memperpendek bacaan Shalat dan pelaksanaan Khutbah; dan
  • Bagi masyarakat yang lanjut usia dan orang dalam kondisi kurang sehat dan sembuh dari sakit atau dari perjalanan tidak diperbolehkan salat di lapangan/masjid.

Keempat, pelaksanaan penyembelihan memperhatikan ketentuan sebagai berikut:

  • Penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah salat Idul Adha dan berlangsung sejak tanggal 10 Dzulhijjah sampai tanggal 13 Dzulhijjah 1442 H/2021 M.
  • Hewan kurban yang disembelih harus memenuhi syarat cukup umur, tidak cacat, dan sehat.
  • Kegiatan penyembelihan hewan memperhatikan dan pendistribusian wajib memedomani Protokol kesehatan secara ketat.

Kelima, jika ditemukan peningkatan Covid-19 di wilayah/lingkungan/desa/kelurahan menjadi zona orange/merah, agar tidak melaksanakan salat Idul Adha di lapangan/masjid, tetapi di rumah masing-masing.

Keenam, jika Kota Padangsidimpuan ditetapkan menjadi zona orange/merah oleh Satuan tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Sumatera Utara dan Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Pusat, maka pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban 1442 H/ 2021 M ditiadakan.

Ketujuh, para camat, lurah, dan kepala desa melarang masyarakat di wilayahnya yang belum menyelesaikan masa karantina/isolasi agar melaksanakan salat Idul Adha 1442 H di rumah/tempat masing-masing.

Kemudian, Satgas Covid-19 melakukan pemantauan pelaksanaan SE ini secara hirarkis melalui camat, lurah, dan kepala lingkungan maupun kepala dusun .

“Surat edaran ini berlaku sejak ditandatangani sampai dengan masa berlakunya Instruksi Mendagri tentang PPKM Darurat,” kata Irsan.

Reporter: Rls/Sir

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi