Jual Sabu ke Penambang Emas, Warga Malintang Jae Ini Ditangkap Polisi

Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi saat berdialog dengan tersangka HL di Mapolres Madina, Rabu (23/6/2021). (FOTO: /STARTNEWS/HASMAR LUBIS)

Panyabungan, StartNews – Perjalanan hidup HL (36) sebagai pengedar narkoba kembali tersandung. Warga Desa Malintang Jae, Kecamatan Bukit Malintang, ini kembali ditangkap Satres Narkopa Pores Madailing Natal (Madina) pada awal Juni 2021.

Yang menarik, saat berdialog dengan Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, residivis yang mengedarkan narkoba jenis sabu ke para penambang emas di Madina ini mengaku menyesali perbuatannya. Apalagi, dia harus menafkahi istri dan tiga anaknya.

“Kamu sesali gak perbuatan kamu,” tanya Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi saat merilis kasus tersebut kepada wartawan di Mapolres Madina, Rabu (23/6/2021).

“Menyesal, Pak,” jawab HL.

“Apakah kamu sudah memiliki keluarga?” tanya Horas.

“Sudah, Pak. Saya miliki tiga orang anak,” kata HL.

BACA JUGA: Residivis Terpaksa Ditembak Satres Narkoba Madina Gegara Ganja 

Kemudian Horas mengingatkan agar tersangka tidak mengulangi perbuatannya jika kelak telah selesai menjalani hukuman penjara. Sebab, narkoba berbahaya bagi masyarakat.

“Jangan diulangi lagi, kamu harus bertaubat, ingat keluarga,” imbuh Horas.

Satres Narkoba Polres Madina kembali menangkap HL pada 1 Juni 2021 sekitar pukul 03.30 WIB di tempat tinggalnnya, Desa Malintag Jae. Dari tangan bandar sabu ini, polisi  menyita barang bukti berupa 35 gram sabu. Atas perbuatannya, HL terancam hukuman pidana paling lama 20 tahun kurungan penjara.

Selain HL, menurut Kasat Narkoba Polres Madina Manson Nainggolan, ada residivis lainnya berinisial HD (34)  dengan kasus serupa.

“Kalau yang ditembak itu HD, karena melawan petugas saat dilalukakan penggeledahan,” katanya.

Menurut Manson, pihaknya sudah lama mengintai gerak-gerik HL hingga akhirnya berhasil ditangkap dan digelandang ke Mapolres Madina.

Dari pemeriksaan, HL sudah biasa mengedarkan sabu di wilayah Kecamatan Bukit Malintang dan sekitarnya. Dia juga salah satu pemasok barang haram tersebut ke karyawan penambang emas di daerah Kabupaten Madina.

“Barang buktinya ada sabu seberat 35 gram dan uang juga disita senilai satu jutaan rupiah. Petugas sudah lama mengintip geraknya. Dia adalah satu orang pengedar sabu di daerah Malintang. Juga pengedar sabu ke karyawan tambang emas di Mandailing Natal,” ujarnya.

Reporter: Hasmar Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi