Kapolda Sumut Perintahkan Jajarannya Awasi Jam Operasional Tempat Hiburan

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Panca Putra. (FOTO: ISTIMEWA)

Medan, StartNews – Kapolda Sumatera Utara (Sumut)  Irjen Pol. Panca Putra memerintahkan jajarannya mengawasi jam operasional tempat hiburan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang diterapkan pemerintah daerah pada 6-20 Juli 2021.

Panca menegaskan jam operasional tempat hiburan seperti klub malam, diskotik, pub, karoke, bar/rumah minum, griya pijat, spa, dan area permainan ketangkasan lainya hanya sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50 persen dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kapolda menegaskan hal itu dalam rapat kerja dengan Wakapolda Sumut, para pejabat utama, dan para Kapolres. Rapat membahas PPKM Mikro yang telah ditetapkan melalui Instruksi Gubernur No. 188.54/26/Inst/2021 tanggal 5 Juli 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Pengoptimalan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan.

Dia juga memerintahkan kepada kapolres jajaran meningkatkatkan Operasi Yustisi, menegaskan jam operasioal bagi pelaku-pelaku usaha serta kegiatan-kegiatan perkantoran di zona merah dilakukan dengan menerapkan work from home (WFH) 75 %, work from office (WFO) 25 %. Selain zona merah, pembatasan dilakukan dengan menerapkan WFH 50 % dan WFO 50 %.

Jam operasional pusat perbelanjaan, mall, dan pusat perdagangan dibatasi sampai pukul 17.00 WIB dan kapasitas pengunjung dibatasi 25 % dengan penerapan prokes yang ketat. Begitu juga warung makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan lain-lain.

“Saya perintahkan Kapolres dan Kapolsek bersama dengan TNI, Satpol PP, dan Satgas Covid-19 serta gandeng potensi masyarakat lainnya di wilayah masing-masing agar mengoptimalkan Operasi Yustisi secara masif,” katanya.

Irjen Pol. Panca Putra juga memerintahkan Kapolres dan Kapolsek mengantisipasi potensi kerumunan yang mungkin terjadi selama perpanjangan PPKM Mikro, baik yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi, perkantoran atau kegiatan yang dapat melanggar protokol kesehatan.

“Berikan sanksi tegas bagi para pelaku usaha yang melanggar,” tegas jenderal bintang dua ini.

Mantan Kapolda Sulut ini mengajak elemen masyarakat seperti organisasi masyarakat, kelompok sosial masyarakat hingga civitas akademik untuk turut berkolaborasi dengan TNI-Polri mempercepat akselerasi proses vaksinasi. Tujuannya, agar segera terwujud kekebalan kelompok (herd immunity).

“Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Kita harus bersama-sama menjaganya. Oleh karenanya, ketaatan masyarakat merupakan kunci keberhasilan menekan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Reporter: Rls/Sir

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi