Kritik Kunjungan Erick Thohir, Ketua DPRD Madina Tak Tahu Misinya Apa

Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis. (FOTO: STARTNEWS/M. SAIMA PUTRA)

Panyabungan, StartNews – Kunjungan ‘misterius’ Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ke Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru pada Sabtu (26/6/2021) memicu kontroversi. Pasalnya, penyambutan kedua menteri itu tidak melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mandailing Natal (Madina).

Bahkan, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis menyebut kunjungan Menteri BUMN Erick Thohir dan Mendag Muhammad Lutfi bersama Wagub Sumut Musa Rajekshah dan Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution tanpa sepengetahuan Pemkab Madina.

“Yang pasti, mereka (Erick Thohir dan Lutfi) datang ke rumah orang tanpa permisi,” kata Erwin Efendi Lubis ketika dimintai tanggapanya melalui sambungan telepon, Sabtu (26/6/2021).

Erwin menegaskan, kedatangan dua menteri tersebut ke Madina sama sekali tanpa melibatkan Pemkab Madina atau unsur Forkopimda Madina.

“Kunjungan menteri itu dalam rangka apa, tujuannya apa, misinya apa, motivasinya apa, saya tidak tahu,” tegas politisi Partai Gerindra ini.

Erwin menilai kunjungan Menteri BUMN Erick Thohir dan Mendag M. Lutfi tidak lazim dan menyalahi etika pemerintahan. Sebab, kedatangan dua menteri yang mencerminkan pemerintah pusat itu mengabaikan keberadaan Pemkab Madina sebagai tuan rumah.

Menteri BUMN Erick Thohir dan Mendag M. Lutfi bersama rombngan saat ziarah di makam pendiri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru, Syekh H. Musthafa Nasution, di Purbabaru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Madina, Sabtu (26/6/2021). (FOTO: STARTNEWS/IKA RODIAH)

“Lucu itu. Mereka (Menteri Erick dan Menteri Lutfi) datang ke Mandailing Natal, tapi Pemerintah Mandailing Natal tidak tahu. Forkopimda Mandailing Natal tidak dilibatkan. Jadi, dalam misi apa? Saya tidak bisa jawab, karena memang kita tidak dilibatkan,” tutur Erwin.

Itu sebabnya, Erwin menegaskan posisinya sebagai Ketua DPRD Madina belum bisa menyampaikan keterangan lebih detail terkait kunjungan dua menteri tersebut ke Madina.

“Kenapa Pemeritah Mandailing Natal tidak dilibatkan, saya tidak tahu alasannya. Saya akan coba dalami, mungkin lusa (Senin, 28 Juli 2021) akan saya lakukan konferensi pers,” pungkas Erwin.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir dan Mendag Muhammad Lutfi ziarah ke makam pendiri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru, Syekh H. Musthafa Nasution, di Purbabaru,  Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (26/6/2021).

Dua menteri itu berziarah didampingi Wagub Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Dirut PTPN III dan IV, dan Dirut PT Inalum. Mereka ditemani Mudir Pondok Musthafawiyah Purbabaru, H. Musthafa Bakri Nasution.

Dalam ziarah tersebut, rombongan menteri dipandu Ustad Zulkarnaen Nasution, guru di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru.

Ironisnya, tak seorang pun pejabat Pemkab Madina dari unsur Forkopimda yang terlihat mendampingi kunjungan Menteri BUMN dan Erick Thohir dan Mendag M. Lutfi ke Ponpes Musthafawiyah Purbabaru tersebut.

Ketidakhadiran pejabat Pemkab Madina itu menimbulkan pertanyaan di kalangan publik Madina. Sejumlah kalangan menduga pejabat Pemkab Madina tidak dilibatkan dalam penyambutan dan saat acara di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru.

Reporter: Ika Rodiah/Zahra

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi