Nobar Piala Eropa 2021, Omzet Kedai Kopi di Panyabungan Meroket

Suasana nonton bareng (nobar) Piala Eropa 2021 di kedai kopi di Panyanbungan. (FOTO: STARTNEWS/IAN SIREGAR)

Panyabungan, StartNews – Piala Eropa 2021 membawa berkah bagi para pengusaha kedai kopi di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pasalnya, sejak kompetisi sepakbola bergengsi di Benua Biru itu dihelat, para pengusaha kedai kopi menggelar acara nonton bareng (nobar). Dampaknya, omzet yang mereka raih pun bertambah hingga 100 persen.

Sejumlah pengusaha kedai kopi di pinggir Jalan Willem Iskander, Panyabungan, sengaja menggelar acara nobar pertandingan sepakbola Piala Eropa 2021 untuk menggaet pengunjung sebanyak mungkin. Mereka menggelar nobar dengan memantulkan siaran langsung di televisi melalui proyektor ke layar putih berukuran lebar.

Pantauan reporter startnews pada Rabu (7/7/2021) dini hari, misalnya, beberapa kedai kopi di pinggir Jalan Willem Iskander tampak ramai pengunjung. Mereka asyik menyaksikan laga skuat Italia melawan Spanyol. Sesekali terdengar teriakan penonoton ketika salah satu pemain tim yang mereka dukung hampir menyarangkan bola ke  jaring gawang lawan.

Menariknya, pendukung kedua tim tampak berbaur di kedai kopi. Ada yang sengaja memakai jersey tim yang didukungnya. Banyak pula yang mengenakan pakaian kasual tanpa embel-embel sepakbola.

“Sejak Piala Eropa digelar, pengunjung bertambah. Otomatis omzet bertambah pula,” kata Bayu Pradana, pemilik Ruhi Cafe di Jalan Willem Iskander, Kecamatan Panyabungan, Madina, Rabu (7/7/12021) dini hari.

Bayu sengaja menggelar nobar di kafenya sejak Piala Eropa 2021 memasuki babak 16 besar. Jika tidak menggelar nobar, Bayu mengaku memperoleh omzet Rp 1 juta per malam. Namun, sejak menggelar nobar Piala Eropa 2021, omzetnya naik menjadi Rp 1,5 juta per malam.

Alhamdulillah, pendapatan naik sejak ada nobar. Makanya, setiap ada event sepakbola, saya akan bikin nobar lagi,” katanya.

Berkah Piala Eropa 2021 juga dirasakan Sahnan Jait. Pemilik Lopo Bang Jait ini mengaku omzetnya melambung tinggi sejak menggelar nobar sepakbola. Saat tidak ada nobar, Sahnan Jait mengaku hanya memperoleh omzet Rp 800 ribu hingga Rp 900 ribu per malam.

“Saya bikin nobar sejak fase penyisihan grup Piala Eropa 2021. Omzet naik menjadi Rp 2 juta per malam,” katanya.

Kenaikan omzet drastis itu membuat Sahnan Jait berencana menggelar nobar pada kompetisi lainnya seperti Liga Champion, Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Spanyol.

Laga Italia vs Spanyol berakhir imbang 1-1 usai melewati waktu normal di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (7/7/2021) dini hari. Kedudukan tak mengalami perubahan usai menjalani babak tambahan waktu. Pada akhirnya, Italia keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2 melalui adu penalti

Reporter: Ian Siregar

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi