Srikandi Golkar Madina Minta Sukahiri-Atika Perhatikan Kepentingan Wanita

Ketua Komisi I DPRD Madina Zubaidah Nasution (kiri).

Panyabungan, StartNews – Ketua Komisi I DPRD Madina Zubaidah Nasution merespon positif pelantikan HM Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madina perode 2021-2024. Dia meminta Sukhairi-Atika memperhatikan kepentingan kaum wanita di Madina.

“Harapannya sederhana saja, mudah-mudahan bupati dan wakil bupati yag dilantik dapat meningkatkan kesejahteraan dan martabat hidup masyarakat, terutama kaum wanita, pada masa-masa mendatang,” kata Zubaidah melalui aplikasi pesan WhatsApss, Rabu (21/7/2021) malam.

Politisi Partai Golkar ini duet kepimpinan Sukhairi-Atika mampu mengimplementasikan visi dan misinya seperti yang disampaikan pada masa kampanye Pikada Madina yang lalu.

“Terutama yang menyangkut masalah pelayanan langsung terhdap masyarakat, pendidikan, dan kesehatan,” kata Zubaidah.

Legislator perempuan ini juga menyoroti masalah pelayanan dan fasilitas kesehatan di rumah sakit umum daerah yang masih kurang memadai. Itu sebabnya, dia berharap bupati dan wakil bupati Madina yang baru mampu meningkatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan di rumah sakit umum daerah.

Sebagai salah satu anggota Dewan perempuan, Zubaidah juga berharap Pemkab Madina di bawah komando Sukhari-Atika mampu membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perempuan Madina.

“Peningkatan kualitas SDM perempuan di Madina juga harus menjadi perhatian khusus pemerintah. Mulai dari tingkat desa, yang putus sekolah maupun ibu-ibu muda yang tidak punya keahlian,” ujar srikandi Golkar ini.

Masih menyangkut perempuan, Zubaidah juga menyinggung masalah praktik prostitusi yang kian marak di ‘negeri beradat taat beribadah’ ini. Dia meminta pemimpin baru Madina harus berani bertindak tegas dan memberantas praktik prostitusi di Bumi Gordang Sembilan ini.

“Begitu juga kekerasan terhadap perempuan dan anak,  harus ditindak tegas. Terutama pelecehan terhadap anak di bawah umur. Jangan selalu tidak tuntas ditangani,” pungkas alumni IISIP Jakarta ini.

Reporter: Saparuddin Siregar

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi