Zona Merah, Wali Kota Padangsidimpuan Minta Warga Kurangi Mobilitas

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution. (FOTO: HUMAS PEMKOT PADANGSIDEMPUAN)

Padangsidempuan, StartNews – Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution meminta warga agar mengurangi mobilitas di luar rumah dan disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Imbuan ini menyusul penetapan Kota Padangsidempuan sebagai zona merah.

“Untuk keseluruhan warga Padangsidempuan, kami imbau agar mengurangi aktivitas di luar rumah,” kata Irsan Efendi Nasution melalui akun youtube Humas Kota Padangsidempuan, Senin (5/7/2021) malam.

Berdasarkan penetapan Satgas Penanganan Covid-19,  kata Irsan, Kota Padangsidempuan berada di zona merah. Itu sebabnya, dia meminta warga Padangsidempuan mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Kalau memang terpaksa beraktivitas di luar rumah agar taat pada protokol kesehatan, memakai masker, sering mencuci tangan, dan menghindari kerumunan,” katanya.

Selain mengimbau masyarakat, Pemkot Padangsidempuan juga menggelar operasi yustisi untuk menjaring masyarakat yang melanggar prokes di luar rumah.

“Malam ini kita melaksanakan operasi yustisi. Bagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan, akan ditindak-lanjuti dengan rapid test antigen. Jika nanti ditemukan warga yang ternyata rekatif hasilnya, maka akan ditindaklanjuti dengan tracing untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Irsan kembali meminta kerja sama masayarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengurangi mobilitas di luar rumah dan disiplin menerapkan prokes.

Terkait penanggulangan pagebluk Covid-19, Pemkot Padangsidempuan juga akan membahas kemungkinan pembatasan pelaksanaan kegiatan keagamaan di rumah ibadah sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 13/2020.

“Saya belum bisa memberikan keterangan, karena dalam waktu dekat, kami (Pemkot Padangsidimpuan) akan membahasnya terlebih dahulu,” kata Kepala Bagian Humas Pemkot Padangsidimpuan Cahyo seperti diberitakan lensakini.com, Senin (5/7/2021).

Cahyo mengatakan Surat Edaran Kementerian Agama tersebut sudah diberitahukan kepada Muspida dan para tokoh agama di Padangsidimpuan

Kementerian Agama RI menerbitkan surat edaran tentang pembatasan pelaksanaan kegiatan keagamaan di tempat ibadah. Surat edaran ini juga mencakup pembatasan pelaksanaan ibadah masyarakat yang berada di zona merah.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi