menu Home chevron_right
Berita Madina

Bupati Madina Dorong Anak-anak Petani Sawit Ikut Tes Beasiswa SDMPKS

Redaksi | 8 September 2025

Panyabungan, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution terus mendorong agar jumlah anak-anak petani sawit yang lulus SMA dan sederajat bertambah banyak yang mendapat beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) pada tahun-tahun mendatang.

Seperti diketahui, tahun ini ada 10 orang lulusan SMA dan sederajat di Kabupaten Madina yang dinyatakan lulus seleksi beasiswa SDMPKS dan diterima kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Pemerintah daerah tidak mampu memberikan beaiswa sebanyak itu. Karena itu, saya meminta masyarakat, terutama anak-anak petani sawit, memanfaatkan peluang mendapatkan beasiswa sawit itu,” kata Saipullah di hadapan para pengurus koperasi sawit yang bersilarahmi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Sabtu (6/9/2025) lalu.

Saipullah berharap anak-anak petani sawit yang mendapatkan beasiswa SDMPKS terus bertambahnya jumlahnya. Bahkan, dia berharap tahun depan 300-an anak-anak petani sawit yang lulus SMA dan sederajat dapat mengikuti seleksi beasiswa yang diadakan Badan Pengelolaan Dana Sawit.

“Tentu saya berharap tahun depan ada 300-an anak-anak petani sawit ikut tes untuk mendapatkan beasiswa,” katanya.

Untuk mendorong pertambahan jumlah anak-anak petani sawit yang mendapatkan beasiswa, Saipullah juga akan memberikan rekomendasi kepada Badan Pengelolaan Dana Sawit. “Kebetulan Bapak Eddy Abdurrachman yang menjabat kepala Badan Pengelolaan Dana Sawit saat ini adalah teman saya. Dulu kami sama-sama mengabdi di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan,” tutur Saipullah.

Saipullah mendorong agar anak-anak petani sawit berpendidikan setingkat sarjana. Sebab, kata dia, bagaimanapun kekayaan alam Madina ini tidak akan terkelola dengan baik apabila anak-anak petani tidak berpendidikan tinggi.

“Anak-anak ini akan disekolahkan sesuai dengan kebutuhan perkebunan. Bisa nanti mereka mendalami ilmu yang berkaitan dengan plasma, ilmu yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas, dan ilmu yang berkaitan dengan penyakit-penyakit tanaman perkebunan.

Sementara Ketua Koperasi Kuala Tunak Tabuyung H. Wardan Batubara mengapresiasi fasilitas yang disediakan pemerintah. Dia juga mendukung agar pada tahun-tahun mendatang lebih banyak anak petani sawit atau pekerja di kebun maupun perusahaan sawit yang mendapat beasiswa ini.

Untuk diketahui, Badan Pengelola Dana Sawit (BPDS) telah bekerja sama dengan 41 perguruan tinggi mitra dari Aceh hingga Papua. Program pendidikan yang ditawarkan mencakup jenjang D-1, D-2, D-3, D-4, dan S-1. Mahasiswa penerima beasiswa akan dibebaskan dari biaya kuliah serta diberikan biaya hidup, uang buku, transportasi pulang-pergi, dan biaya sertifikasi.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play