menu Home chevron_right
Berita Madina

Apel Gabungan Perdana 2026 Tak Dihadiri Bupati dan Wabup Madina

Redaksi | 5 Januari 2026

Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar apel gabungan perdana di awal tahun 2026 di pelataran parkir Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Senin (5/1/2026). Apel ini tidak dihadiri Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan Wabup Atika Azmi Utammi. Kegiatan apel dipimpin Asisten III Sekdakab Madina Lismuliadi.

Dalam arahannya, Lismuliadi menyampaikan dalam waktu dekat akan ada pemeriksaan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Untuk itu, Lismuliadi meminta OPD agar melaksanakan rekora aset dan belanja.

“Di awal tahun ini kita perkirakan dalam waktu dekat akan melaksanakan pemeriksaan BPK. Untuk itu kami harapkan agar melaksanakan rekora aset dan belanja. Karena selama ini kita selalu tertinggal pada dua hal tersebut,” kata Lismuliadi.

Lismuliadi menjelaskan, pelaksanaan kegiatan dan pengelolaan anggaran di dalam DPA sudah berjalan dengan baik. Namun, keterlambatan dalam pencatatan dan pelaporan sering menimbulkan berbagai indikasi yang seharusnya tidak perlu terjadi.

“Padahal, sebenarnya kita sudah melaksanakan dengan baik, hanya saja karena keterlambatan, akhirnya muncul hal-hal yang menjadi catatan bagi kita,” katanya.

Selain itu, Lismuliadi juga menyoroti kedisiplinan pegawai, khususnya terkait presensi kehadiran. Dia menyebutkan hasil evaluasi pada akhir tahun sebelumnya menunjukkan tingkat kehadiran ASN baru mencapai sekitar 80 persen.

Memasuki tahun 2026, kata Lismuliadi, Pemkab Madina akan menerapkan aturan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Menurut dia, toleransi yang diberikan pada tahun sebelumnya tidak akan diberlakukan lagi.

“Kedepan, tidak ada lagi toleransi terkait presensi. Jika kehadiran hanya sekian persen, maka yang dibayarkan juga sesuai dengan tingkat kehadirannya,” tegas Lismuliadi.

Namun demikian, kehadiran semata tidak cukup. ASN diharapkan mampu menunjukkan kinerjanya sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Yang kita harapkan bukan hanya hadir, tetapi output pekerjaan. Apa yang harus kita laksanakan dalam kegiatan sehari-hari sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Reporter: Fadli Mustafid

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play