menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

Demi SDM Unggul, Dr. Sori Monang Gagas Sinergi STAIN Madina dan Pesantren Musthafawiyah

Redaksi | 27 Januari 2026

Panyabungan, StartNews – Calon Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal (STAIN Madina) Dr. Sori Monang memberikan apresiasi khusus kepada 25 santri kelas VII Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru yang masuk peringkat 25 besar dalam ujian akademik tahun 2025/2026. Apresiasi ini wujud langkah membangun integrasi antara perguruan tinggi Islam dan lembaga pesantren di Madina.

Dr. Sori Monang menyatakan capaian para santri yang berasal dari berbagai daerah seperti Madina, Batam, hingga Pekanbaru ini merupakan modal penting bagi kemajuan daerah. Dia mengatakan motivasi sejak dini diperlukan agar kualitas intelektual santri tetap terjaga hingga ke jenjang perguruan tinggi.

“Selamat kepada anak-anak kami yang masuk dalam 25 besar. Prestasi ini adalah awal yang baik. Kami ingin memberikan motivasi agar semangat belajar ini terus terjaga, karena kedepan sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi seperti STAIN Madina sangatlah krusial,” ujar Dr. Sori Monang di Panyabungan.

Dr. Sori Monang memandang langkah ini sebagai simbol keharmonisan antara STAIN Madina sebagai satu-satunya kampus negeri di Bumi Gordang Sambilan dengan Pesantren Musthafawiyah yang legendaris.

Dr. Sori Monang menegaskan visinya untuk menghapus sekat antara pendidikan tinggi dan pesantren agar para lulusan santri memiliki akses yang lebih mudah dan berkualitas di kampus lokal.

“Musthafawiyah dan STAIN Madina berada di wilayah yang sama, nafasnya sama-sama pendidikan Islam. Kedepan, kita ingin santri-santri berprestasi seperti mereka memiliki jalur yang luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan kualitas yang unggul,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dr. Sori Monang memaparkan rencana transformasi STAIN Madina menjadi pusat unggulan yang memadukan kajian Islam dan sains. Dia berkomitmen memperkuat tata kelola kampus moderen yang berbasis pada kebutuhan masyarakat dan tantangan global, termasuk mempererat kolaborasi dengan sektor industri serta lembaga keagamaan.

“Tujuannya, agar para alumni pesantren yang melanjutkan studi kelak memiliki prospek karier cerah sebagai penggerak ekonomi syariah maupun praktisi komunikasi yang mumpuni,” tuturnya.

Reporter: Farid

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play