menu Home chevron_right
Berita Madina

Ayo..! Kita Wujudkan Mimpi Asmaul Husna Menimba Ilmu di Negeri Para Nabi

Redaksi | 19 Juni 2026

Di balik kelulusan gemilang Asmaul Husna, hafizah asal Kotanopan yang diterima di Universitas Al-Azhar Kairo, ada kendala biaya keberangkatan. Simak kisah solidaritas warga dan Forkopimcam mewujudkan mimpinya.

Kotanopan, StartNews – Cita-cita luhur untuk menimba ilmu di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, kini berada tepat di depan mata Asmaul Husna, seorang gadis penghafal Al Qur’an (hafizah) asal Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Namun, ketiadaan biaya transportasi menuju negara yang wilaynya berada di Benua Afrika dan sebagian di Benua Asia itu masih menjadi dinding tebal yang menghalangi langkahnya, sehingga memantik empati Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kotanopan dan Forum Jurnalis Mandailing Julu (FJ MAJU) untuk membuka posko penggalangan dana solidaritas mulai Jumat (19/6/2026).

Menembus ketatnya seleksi di salah satu kampus Islam tertua dan paling prestisius di dunia bukanlah pencapaian biasa. Asmaul Husna telah membuktikan bahwa dedikasi dan kecintaannya pada Al Qur’an mampu membuka gerbang dunia.

Sayangnya, rasa syukur atas kelulusan tersebut harus berkejaran dengan kenyataan hidup yang pelik. Kedua orangtuanya, yang sehari-hari memeras keringat dengan bertani, belum memiliki kesanggupan finansial untuk menebus tiket penerbangan melintasi benua bagi sang buah hati.

Kisah tentang mimpi yang terbentur biaya ini rupanya tidak dibiarkan menguap begitu saja di tanah kelahirannya. Kondisi ini menyentuh hati banyak pihak. Ini membuktikan semangat gotong-royong masih menyala terang di Mandailing Natal.

Sebagai wujud kepedulian, Forkopimcam Kotanopan bersama insan pers dari FJ. MAJU dan berbagai elemen masyarakat menolak membiarkan generasi emas daerah mereka layu sebelum berkembang. Mereka berkolaborasi dan menginisiasi gerakan donasi demi memastikan kursi di Al Azhar itu tidak hangus.

Camat Kotanopan Enda Mora Lubis, didampingi Ketua FJ. MAJU Munir Lubis, terlibat langsung mengawal inisiatif kebaikan ini. Di mata mereka, perjuangan Asmaul Husna adalah aset berharga yang harus dijaga bersama oleh seluruh masyarakat, para dermawan, hingga para perantau asal Kotanopan.

“Ini merupakan kebanggaan bagi daerah kita. Asmaul Husna telah menunjukkan prestasi luar biasa sebagai seorang hafizah dan berhasil lulus di Al Azhar Kairo. Kami berharap ada uluran tangan dari para dermawan agar keberangkatannya dapat segera terwujud,” ujar Enda Mora dengan nada penuh harap.

Gerakan merajut asa ini dijadwalkan terus mengumpulkan pundi-pundi kebaikan selama dua pekan kedepan. Seluruh hasil donasi yang terhimpun nantinya diserahkan secara bersama-sama oleh Camat Kotanopan kepada Asmaul Husna. Dana itu diharapkan menjadi jembatan pengabdian agar kelak sang hafizah dapat pulang membawa ilmu yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan kemajuan daerah asalnya.

Bagi siapa saja yang hatinya tergerak untuk menjadi bagian dari perjalanan sejarah Asmaul Husna, pintu amal masih terbuka lebar. Uluran tangan dapat disalurkan melalui rekening penampungan sementara Bank Rakyat Indonesia (BRI) di nomor 5335 0101 4542 535 atas nama Siti Fatimah Parinduri.

Selain itu, bantuan langsung juga dapat diantarkan ke meja Siti Fatimah Parinduri di Kantor Camat Kotanopan pada jam kerja. Sebuah kontribusi kecil dari kita, bisa jadi merupakan kepakan sayap yang menerbangkan mimpi Asmaul Husna hingga ke Kairo.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play