Pemkab Madina Kembali Gelar Apel di Taman Raja Batu, Kondisinya Penuh Sampah
Panyabungan, StartNews — Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memindahkan kembali lokasi apel pagi aparatur sipil negara (ASN) ke kawasan Taman Raja Batu, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (20/7/2026).
Kebijakan memindahkan kembali lokasi apel pagi itu sebagai upaya menghidupkan kembali kawasan yang sempat menjadi ikon kebanggaan masyarakat Madina, setelah sebelumnya rutin digelar di pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur.
Sayangnya, kondisi Taman Raja Batu hingga kini masih memprihatinkan, dipenuhi sampah dan sisa-sisa pembakaran yang belum dibersihkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Madina Afrizal, yang memimpin apel tersebut, mengakui penurunan kondisi kawasan ini dan menyatakan komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan.
“Ini adalah kondisi yang kita lihat saat ini. Taman Raja Batu dulunya pernah menarik perhatian seluruh masyarakat. Saat ini kita kembali ke sini untuk berupaya mengembalikan nama dan kondisi itu lagi,” ujar Afrizal.
Demi memulai langkah penataan, Afrizal kemudian menginstruksikan seluruh ASN yang hadir untuk meluangkan waktu sejenak melakukan kerja bakti massal guna membersihkan area taman.
“Kami hanya meminta waktu sekitar 15 menit setelah apel ini untuk melaksanakan kerja bakti di lokasi ini,” tegas Afrizal.
Namun, semangat pembenahan yang dicanangkan pimpinan tersebut berbanding terbalik dengan kedisiplinan para bawahan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, alih-alih mengambil peralatan kebersihan, para ASN justru langsung membubarkan diri dan meninggalkan kawasan Taman Raja Batu satu per satu begitu apel selesai.
Akibat aksi abai massal ini, instruksi gotong-royong berdurasi 15 menit yang direncanakan Plt Sekda gagal total. Kondisi ikon daerah tersebut tetap telantar tanpa pembersihan.
Reporter: Fadli Mustafid

Comments
This post currently has no comments.