menu Home chevron_right
Berita Madina

Horeee..! Asap Menghilang, Pelajar di Madina Kembali Sekolah Selasa Besok

Redaksi | 19 Oktober 2026

‎Panyabungan, StartNews — Kabut asap kiriman yang sempat menyelimuti kawasan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini dilaporkan terus memudar. Seiring membaiknya jarak pandang dan kualitas udara berdasarkan pantauan satelit BMKG, Pemkab Madina menghentikan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan mengembalikan aktivitas belajar-mengajar secara normal mulai Selasa, 20 Oktober 2026.

‎Keputusan tersebut diambil usai Pemkab Madina menggelar rapat koordinasi penanganan kabut asap dan tindakan antar-lembaga di Panyabungan. Hal ini menyikapi indeks sebaran asap serta kondisi cuaca yang dalam tiga hari terakhir menunjukkan tren pemulihan signifikan menuju zona hijau.

‎Bupati Madina H. Saipullah Nasution menjelaskan, kebijakan PJJ yang diterapkan sebelumnya merupakan langkah antisipasi demi melindungi kesehatan para siswa dan masyarakat dari paparan asap pekat.

‎”Selama tiga hari belakangan ini kita memberlakukan PJJ bagi pendidikan. Masyarakat juga kita imbau mengurangi aktivitas di luar rumah serta menggunakan masker mengingat kondisi cuaca kabut asap yang melanda daerah kita ini,” ujar Saipullah, Senin (19/10/2026).

‎Dia menambahkan, evaluasi terbaru dari BMKG menunjukkan indikator cuaca yang semakin aman. Atas dasar data itu, pemerintah daerah tidak ragu untuk mengembalikan anak-anak ke ruang kelas.

‎”Berdasarkan laporan BMKG melalui satelit, kondisi cuaca sudah hijau atau membaik, sehingga kita memutuskan mencabut kebijakan PJJ, mulai besok Selasa siswa kembali belajar normal. Saya telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan agar menyurati atau memberitahu seluruh sekolah di Madina agar kembali belajar normal,” tegas Saipullah.

‎Guna memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah timbulnya sumber asap lokal, Saipullah juga menginstruksikan jajaran camat untuk meningkatkan pengawasan terhadap potensi titik panas (hotspot), khususnya di area perkebunan.

‎Dia tidak menginginkan adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang muncul dari wilayah Madina.

‎Langkah pencegahan senada diungkapkan Kapolres Madina AKBP Bagus Friandy. Jajarannya bergerak aktif ke lapangan untuk mengantisipasi potensi kebakaran sekaligus membagikan bantuan kesehatan kepada masyarakat.

‎”Kami telah berkoordinasi dengan sejumlah Polsek agar melakukan pencegahan tidak terjadinya titik hotspot kebakaran hutan atau lahan. Selain itu, kami juga membagi-bagikan masker ke sejumlah titik untuk antisipasi dampak dari kabut asap,” kata AKBP Bagus Friandy.

‎Dengan dicabutnya status PJJ ini, seluruh satuan pendidikan di Madina diimbau bersiap menyambut kembali para siswa di sekolah besok pagi dengan tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.

‎Reporter: Agus Hasibuan

‎

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play