menu Home chevron_right
tips & info

Cara Menyikapi Penyesalan yang Datang Terlambat

Ade | 9 Oktober 2018

Tips & Info- Penyesalan datang terlambat, penyesalan selalu datang terlambat, begitu kata orang-orang. Setiap dari kita pasti pernah menyesal. Tak sedikit diantara kita yang hidupnya masih terpaku dan terbayang pada kenangan-kenangan dan penyesalan di masa lalu.
Salahkah jika kita berharap masa lalu kita bisa diubah?

Tentu saja tidak. Kita menyesal karena kita menyadari bahwa kita dulu salah. Kita jadi mendapatkan pembelajaran berharga ketika kita menyesal.

Bersyukur Karena Kita Tersadar Bahwa Kita Salah

Salah satu hikmah positif yang bisa kita petik ketika kita menyesal adalah kita menjadi tahu dan sadar sepenuhnya bahwa kita dulu pernah salah. Orang yang sukses itu bukanlah orang yang tidak pernah salah, melainkan orang sukses adalah orang yang pernah salah dan mau belajar dari pengalaman salah itu.

Jadi hal pertama yang harus kita lakukan ketika kita menyesali masa lalu adalah bersyukur. Demikian halnya ketika kita menyesal, lalu kita bersyukur… mudah-mudahan nikmat yang ada di dalam kehidupan kita ini akan semakin terasa dan kita bisa punya jiwa yang lebih tenang.

Bersyukur karena kita menjadi tersadar bahwa kita pernah salah.

Ingatlah Pelajaran dari Penyesalan yang Datang

Penyesalan ini tidak sepenuhnya datang terlambat, tidak ada kata terlambat dalam kehidupan ini. Selagi nafas kita masih berhembus, kita masih punya waktu untuk berubah jadi lebih baik.

Masih Ada Waktu Untuk Menjadi Lebih Baik

Tak usah terlalu merisaukan kenapa penyesalan datang terlambat, yang penting sekarang adalah maukah kita menjadi lebih baik dari yang dulu?

SELANJUTNYA APA?

Ya perbaiki diri kita. Belajarlah dari kesalahan masa lalu.

Kalau hidup kita belum baik, tak usahlah kita mencemooh dan mencerca orang lain yang barangkali lebih baik dari kita. Apalagi orang baik itu rendah hati lho… masa sih kita yang mungkin belum baik sampai-sampainya merendahkan dan mencemooh orang lain?

Sekarang tak penting penyesalan terlambat atau tidak, yang penting respon kita atas penyesalan itu. Mau nggak kita hidup lebih baik? Mau nggak kita berubah? Kalau mau.. ya sudah laksankan.

Mulailah dengan mendengar nasehat baik, menerapkan nasehat tersebut lalu berusaha hidup sebaik-baiknya.

Yakin deh… dengan diri Anda. Saya yakin kita pasti bisa. Semangat!! 🙂

Sumber : blogmotivasi.com

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play