menu Home chevron_right
Berita Madina

Fokus Layanan Jamaah, Kantor Kemenhaj Resmi Beroperasi di Madina

Redaksi | 10 Maret 2026

Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kini resmi hadir di Mandailing Natal (Madina) untuk mempercepat layanan jamaah. Simak fasilitas lengkap dan tantangan SDM di kantor baru ini.

Panyabungan, StartNews – Kehadiran institusi baru di Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, menandai babak baru bagi calon jamaah haji dan umrah di Kabupaten Madina. Sejak 10 Februari 2026, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai beroperasi secara mandiri guna memisahkan urusan teknis ibadah dari beban administratif Kementerian Agama yang selama ini cukup padat.

Gedung dua lantai berukuran 10 x 20 meter ini terletak di sisi kanan Kantor Kemenag Madina. Kantor ini diresmikan oleh Kepala Kantor Kemenag Madina H. Maranaik Hasibuan bersama Kepala Kantor Kemenhaj Madina H. Ahmad Zainul Khobir Batubara. Dengan kehadiran kantor ini, proses birokrasi keberangkatan ke Tanah Suci menjadi lebih ringkas dan terintegrasi dalam satu atap.

Lantai dasar gedung ini dirancang untuk pelayanan publik yang cepat, mencakup ruang pendaftaran haji, ruang pimpinan, hingga loket Bank Penerima Setoran (BPS) Haji dan Umrah. Demi menjaga kenyamanan warga yang mengurus dokumen, seluruh ruangan dilengkapi pendingin udara (AC) dan fasilitas sanitasi yang memadai.

Sementara lantai dua difungsikan sebagai aula serbaguna dengan kapasitas hingga 200 orang yang diperuntukkan bagi kegiatan edukasi dan manasik.

Kepala Kantor Kemenhaj Madina H. Akhmad Zainul Khobir Batubara mengatakan kehadiran kantor ini bentuk spesialisasi layanan. Menurut dia, pemisahan ini penting agar penanganan jamaah tidak lagi tercampur dengan urusan keagamaan umum lainnya.

“Jadi, bagi masyarakat yang ada urusan berkaitan dengan haji dan umrah, kita siap melayani. Tujuan hadirnya kementerian ini agar pelayanan lebih fokus dan lebih cepat. Jadi, kita di sini hanya fokus mengurusi jamaah. Mudah-mudahan kehadirannya bisa bermanfaat bagi warga Mandailing Natal,” ujar Ahmad Zainul, Selasa (10/3/2026).

Meskipun infrastruktur fisik dan perangkat mebeler sudah tersedia lengkap, Kemenhaj Madina masih menghadapi kendala klasik instansi baru, yakni keterbatasan personel. Saat ini, operasional kantor hanya dijalankan oleh dua pegawai tetap yang dibantu oleh staf paruh waktu dari Kementerian Agama.

Ahmad Zainul mengatakan pihaknya masih menunggu distribusi aparatur sipil negara (ASN) dari Kementerian Haji dan Umrah pusat untuk mengisi pos-pos yang kosong. Kendati demikian, keterbatasan SDM diklaim tidak akan menghambat aktivitas utama, mengingat aula lantai dua sudah mulai aktif digunakan untuk kegiatan manasik haji terintegrasi bagi warga Kecamatan Panyabungan.

Kedepan, seluruh aktivitas administrasi mulai dari pendaftaran hingga pemberkasan akhir akan dipusatkan sepenuhnya di gedung baru ini.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play