Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

Tan Gozali, Ketua KNPI Mandailing Natal.

Panyabungan.StArtNews– ” Gerakan Orangtua Asuh bagi mahasiswa miskin berprestasi yang digagas Fraksi Golkar DPRD Madina dinilai positif. Namun Golkar juga harus mengupayakan agar APBD tetap menampung anggaran beasiswa ” ini diungkapkan Tan Gozali dalam sebuah Realis yang dikirimkan lewat ke redaksi StArtNews Jumat 01/11 menanggapi gagasan Fraksi Golkar DPRD Madina beberapa hari lewat.

Kita dari KNPI Madina mengapreasi wacana yang dicetuskan Fraksi Golkar tentang program Orang Tua Asuh bagi mahasiswa berperestasi namun tak mampu secara ekonomi. Tetapi Fraksi Golkar juga kita harapkan melakukan dukungan penuh terhadap pembiayaan beasiswa ini dari APBD,” kata Tan Gozali.

Bahkan, lanjut Tan Gozali, bukan saja Fraksi Golkar, seluruh fraksi yang ada di DPRD Madina harus mendukung agar beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi masuk dalam pembiayaan APBD Madina 2020.

Beasiswa untuk mahasiswa miskin yang berprestasi telah ditiadakan Pemkab Madina sejak 2017 hingga kini. Program itu hanya berlangsung sejak 2013 hingga 2016

Akibat kekosongan anggaran beasiswa itu jelas Tan Gozali, banyak mahasiswa yang terputus kuliah disituasi ekonomi masyarakat saat ini yang lagi lesu.

“Gerakan Orang Tua Asuh bagi mahasiswa berperestasi itu juga harus kita dorong bersama sebagai bentuk program keikutsertaan masyarakat dan perusahaan untuk mendukung kemajuan pendidikan. Apalagi jika kedua program ini bisa terwujud secara bersamaan akan banyak mahasiswa yang terbantu, termasuk bagi mereka yang tak tertampung di Bidik Misi,” imbuh Tan Gozali.

Kita hanya berharap wacana Fraksi Golkar itu jangan menjadi alasan mengalihkan dukungan program beasiswa yang akan dianggarkan dari APBD tahun 2020,” ujarnya.

Sebelumnya, Fraksi Partai Golkar DPRD Madina menyatakan sangat menaruh perhatian terhadap kehadiran program beasiswa untuk meringankan beban mahasiswa berprestasi yang tak mampu secara ekonomi.

Dan kehadiran beasiswa itu merupakan hal yang uregen. Namun, ditengah ketersediaan anggaran yang terbatas dari sisi fiskal Pemerintah Daerah, maka Fraksi Partai Golkar DPRD Madina meletakkan program kebutuhan pendidikan sebagai tanggung jawab semua pihak.

“Berdasar itu, Fraksi Partai Golkar akan menginisiasi Program Orangtua Asuh bagi mahasiswa dari Mandailing Natal yang kurang mampu namun berprestasi,” ungkap Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina, Arsidin Batubara dalam Pres Realisnya ke Redaksi StArtNews beberapa hari lewat usai rapat internal Fraksi Golkar di gedung dewan.

Rilis Pers

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi