menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

GP ANSOR Madina akan Adakan Raker

Ade | 5 Januari 2017

Panyabungan.StArtNews-Wakil Sekretaris Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Mukmin al-Farisi, menyebutkan bahwa dalam waktu dekat GP Ansor di Madina akan menggelar rapat kerja (Raker).
“Di pertengahan bulan ini, GP Ansor Madina akan melaksanakan Raker. Semua unsur Pimpinan dan Pengurus Harian akan hadir dalam raker tersebut, dengan harapan akan ada gagasan-gagasan demi kemajuan Ansor ke depan. Hasil raker juga nantinya akan didiskusikan dan disampaikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda),” ujar Mukmin pada Kamis, (4/1/) di Kotasiantar, Panyabungan.
Ditambahkannya, gagasan-gagasan ini pun sebenarnya bukan dari Ansor saja. Masukan-masukan dari masyarakat Madina yang datang ke Sekretariat GP Ansor pun akan diulas kembali. Tentunya hal ini harus ditindaklanjuti oleh Ansor sebagai perpanjangan tangan masyarakat. Karena Ansor juga salah satu bagian dari mitra Pemerintah Daerah.
Dalam raker yang akan digelar pertengahan Januari mendatang, Mukmin menyampaikan bahwa hal utama yang harus diperhatikan dan dievaluasi secara serius adalah tubuh Ansor sendiri. “Sejak dilantiknya Pimpinan Cabang GP Ansor Madina akhir 2013 silam, tentunya kita ingin mengevaluasi kembali atas kegiatan-kegiatan yang telah kita lakukan. Apa saja kendala, target yang tidak terealisasi, serta output ke depan seperti apa, akan kita bahas bersama saat raker,” ungkap Mukmin.
Pria yang akrab disapa Along tersebut mengharapkan akan adanya pemetaan terhadap kendala-kendala serta rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan. Termasuk program-program kerja yang tidak berjalan, anggaran/kas organisasi, serta hal-hal urgen menyangkut pembinaan generasi muda Ansor secara berkelanjutan sebagai amanah dan tanggung jawab organisasi.
“Ya, semua sebisa mungkin akan kita evaluasi bersama. Hal-hal yang menjadi skala prioritas serta pemecahan masalahnya akan kita diskusikan bersama. Misalnya masalah narkoba, penyakit masyarakat (pekat), hiburan malam. Belum lagi tentang kesejahteraan sosial masyarakat, dll. Jadi, Pemerintah harus turut andil juga sebagai wujud kerjasama antara Pemerintah dan organisasi kepemudaan di Madina, salah satunya GP Ansor,” tambahnya.
Nah, hasil dari raker tersebut wajib dan harus diketahui oleh seluruh Pengurus Harian Pimpinan Cabang GP Ansor Madina tanpa terkecuali. Sehingga ada beban moral masing-masing pegurus dan anggota untuk melakukan dan melaksanakan tanggung jawab sosialnya. Unsur pimpinan pun diharapkan tidak bekerja sendiri-sendiri. Semua harus didiskusikan dengan pengurus harian dan anggota. Begitu pun pengurus harian juga harus lebih aktif.
“Mindset kita dalam mengelola dan menjalankan organisasi GP Ansor ini harus kita benahi. Apalagi beberapa minggu lalu, GP Ansor Madina telah melakasanakan PKL. Nah, tindaklanjut dari pelaksanaan PKL tersebutlah yang harus kita laksanakan di tahun 2017 ini. Pemda pun diharapkan gayung bersambut juga tentunya, sehingga program kita dapat berjalan. Lha wong inikan untuk kepentingan daerah dan masyarakat kita. Masih banyak PR kita ke depan dan masih banyak yang harus kita benahi. Nah, ini nantinya yang akan kita coba untuk diskusikan dengan Pemerintah sebagai bagaian dari pembahasan saat raker nanti. Dan tahun ini, semoga menjadi tahun yang baik untuk kita,” tandas Along mengakhiri.

Reporter : Zein Nasution

Editor : Hendra Ray

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
Pengedar Sabu Bermodal HT Diringkus, Polres Tapteng Buru Pemasok Utama
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play