menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

HUT Madina Ke-18 Diisi dengan Berbagai Kegiatan

Ade | 28 Februari 2017

Panyabungan.StArtNews– Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Kabupaten Mandailing Natal yang ke 18 panitia pelaksana kegiatan  menggelar berbagai macam kegiatan diantaranya adalah dengan mengadakan pameran pembangunan, pagelaran kesenian Gordang Sambilan, pesta rakyat dengan minum kopi sebanyak 2.500 gelas, pertandingan olah raga, kegiatan bazaar dan MTQ.

Ketua panitia Hut Madina ke 18, Plt. Sekda Kabupaten Mandailing Natal, Syafei Lubis yang didampingi oleh sekretaris, Drs. Sahnan Batubara, MM dihadapan wakil Bupati Mandailing Natal, H. M. Jakfar Sukhairi Nasution pada rapat ekspos persiapan panitia Hut Madina menyampaikan  pelaksanaan kegiatan dalam rangka memeriahkan Hut ini nantinya akan dilaksanakan selama lima hari yang dimulai pembukaannya pada tanggal enam Maret dan ditutup pada tanggal 11 Maret.

Rapat Finalisasi Pemantapan HUT ke 18 di Aula Kantor Bupati Mandailing Natal.

Hut Madina yang mengambil tema “Negeri Beradat, Taat Beribadat”  ini nantinya juga akan dihadiri oleh tokoh-tokoh Madina  dari Medan,  pejabat TNI/Polri  asal Mandailing Natal, anggota DPR RI Dapil II Sumut, Anggota DPRD Sumut Dapil VII, tokoh-tokoh Madina dan para perantau asal Mandailing Natal dari Negara Malaysia.

“Sesuai dengan arahan Bapak Bupati Mandailing Natal, HUT Madina tahun ini kita laksanakan semeriah mungkin dengan menggelar berbagai macam kegiatan seperti, pameran pembangunan, pagelaran Gordang Sambilan, pesta rakyat dengan minum kopi, pertandingan bulu tangkis, MTQ Ibu-ibu PKK, Pildacil, Bazar, pembagian bibit tanaman pengusir nyamuk dan nila merah, donor darah, hiburan rakyat, lomba nasyid, barzanji, pertandingan Bola Volly, karnaval, pagelaran seni budaya, senam massal, fashion show, perlombaan dan pagelaran seni tingkat Paud,” ujar ketua panitia Hut Madina, Syafei Lubis.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan ini nantinya akan dipusatkan di beberapa tempat seperti di Taman Raja Batu, Tapian Sirisiri Syariah, GOR Banjar Sibaguri Mesjid Agung Nur Ala Nur, Mesjid Al-Halim, lapangan Bola Volly Aek godang, pusat pasar Panyabungan dan gedung Serbaguna Aek Godang Panyabungan.

Wakil Bupati Mandailing Natal dalam arahannya menyampaikan mengingat makna HUT Madina pada tahun ini sangat besar diharapkan kepada seluruh SKPD yang diberikan tugas sebagai panitia pelaksana agar melaksanakannya dengan penuh tangung jawab.

Reporter : Hanapi Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
Pengedar Sabu Bermodal HT Diringkus, Polres Tapteng Buru Pemasok Utama
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play