menu Home chevron_right
Berita Madina

Madina dan Palas Perkuat Kolaborasi Pembangunan di Berbagai Sektor

Redaksi | 10 Juni 2025

Palas, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memperkuat kolaborasi pembangunan di berbagai sektor dengan Pemkab Padanglawas (Palas). Hubungan kerja sama dua kabupaten bertetangga ini ditandai dengan pertemuan Bupati Madina H. Saipullah Nasution dengan Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan di Kantor Bupati Palas, Sibuhuan, Selasa (10/6/2025).

Dalam pertemuan itu, Bupati Madina Saipullah Nasution didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Madina Sahnan Pasaribu, Kepala Dinas PUPR Madina Elpi Yanti Harahap, dan sejumlah jurnalis.

Rombongan bupati Madina disambut Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan, Wakil Bupati Palas Achmad Fauzan Nasution, asisten I Sekdakab Palas, dan kepala Dinas PUPR Palas.

Jurnalis StartNews (Radio Start FM) Ara Siregar dan Ilham Nasution yang ikut rombongan bupati Madina melaporkan, pertemuan kedua kepala daerah berjiran itu bertujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi kedua daerah dalam berbagai sektor pembangunan, terutama pembangunan infrastruktur dan pariwisata.

Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan menyatakan pertemuan itu sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi masyarakat kedua kabupaten.

Sementara Bupati Madina H. Saipullah Nasution menegaskan kolaborasi kedua kabupaten bukan hanya terkait pembangunan jalan penghubung Palas dengan Madina, tetapi juga menyangkut potensi besar lainnya seperti sektor pariwisata.

“Kita harus kolaborasi untuk tujuan pemerintahan yang lebih baik. Bukan hanya membahas jalan tembusan Palas–Madina, tetapi juga membahas potensi pariwisata di Natal yang sangat menjanjikan,” ujar Saipullah.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, kedua kepala daerah berharap pembangunan lintas batas wilayah tidak hanya mempercepat konektivitas, tetapi juga membuka ruang-ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan layanan publik, serta pengembangan potensi daerah. (*)

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play