Mohon Bencana Berakhir, Pemkab Madina Gelar Salat Istighosah dan Doa Bersama
Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar salat istighosah, zikir, dan doa bersama di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Desa Parbangunan, Panyabungan, Selasa (16/12/2025) malam.
Kegiatan religi ini dilaksanakan usai salat Magrib berjamaah sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar bencana alam yang melanda wilayah ini segera berakhir.
Dalam kesempatan itu, Bupati Madina H. Saipullah Nasution menjelaskan saat ini Kabupaten Madina tengah memasuki masa transisi darurat menuju pemulihan pascabencana yang melanda sejak akhir November 2025.
“Kabupaten Madina baru saja menyelesaikan masa tanggap darurat bencana yang berlangsung mulai 26 November hingga 9 Desember. Berdasarkan rapat koordinasi, disepakati statusnya beralih ke masa transisi dari tanggal 10 hingga 31 Desember,” ujarnya.
Saipullah menjelaskan penurunan status itu diambil berdasarkan beberapa pertimbangan teknis, di antaranya seluruh akses jalan menuju lokasi terdampak kini sudah dapat dilalui kendaraan logistik. Selain itu, stok kebutuhan pokok (sembako) dipastikan mencukupi hingga akhir Desember 2025.
Warga yang sebelumnya mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing dan aktivitas masyarakat mulai normal.
Meski status darurat telah diturunkan, Saipullah mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Berdasarkan informasi BMKG, curah hujan di wilayah Kabupaten Madina masih dalam kategori intensitas sedang.
“Pemerintah kini fokus pada tahap pemulihan di masa transisi ini. Kami mengingatkan masyarakat agar tetap siaga menghadapi potensi cuaca hingga awal tahun 2026,” tegasnya.
Sementara Ketua MUI Madina Muhammad Nasir menjelaskan, salat Istighosah merupakan salat sunnah dua rakaat untuk memohon pertolongan Allah SWT di tengah kesulitan atau musibah.
“Semoga bencana yang melanda Madina berakhir sampai di sini dan tidak terulang kembali,” ucapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, unsur Forkopimda, staf ahli, asisten, pimpinan OPD, serta sejumlah pimpinan pesantren dan partai politik.
Reporter: Rls

Comments
This post currently has no comments.