menu Home chevron_right
Berita Madina

Paripurna DPRD Madina Molor Tiga Jam, Legislator PPP Walk Out

Redaksi | 24 September 2026

Panyabungan, StartNews – Sidang paripurna DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 molor hingga tiga jam dan diwarnai aksi walk out legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Zulfahri Batubara pada Kamis (24/9/2026).

Rapat yang sedianya dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB tersebut memanas setelah Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyoroti keterlambatan pelaksanaan sidang di hadapan para peserta.

“Hal ini semoga menjadi koreksi untuk kita bersama sehingga penetapan waktu, pengunduran tetap tertoleransi, tapi nyaman untuk melaksanakannya,” kata Atika Azmi Utammi Nasution.

Menanggapi sentilan tersebut, Anggota DPRD Madina Zulfahri Batubara menegaskan bahwa molornya sidang bukan kesalahan pihak legislatif, melainkan akibat kelalaian pemerintah daerah yang belum menyerahkan dokumen Rancangan KUA-PPAS Perubahan sebagai dasar penyusunan pandangan fraksi.

“Tetapi hari ini sampai detik ini juga itu belum kami terima. Sementara pemerintah tadi mengakui bahwa itu adalah dasar untuk kelanjutan kita di dalam pembahasan,” ujar Zulfahri Batubara.

Zulfahri menjelaskan, dokumen yang telah disepakati kedua lembaga secara tertulis itu seharusnya disampaikan kepada DPRD melalui Sekretariat. Dia juga menepis pimpinan sidang Miftahul Falah yang menyebut empat fraksi telah menyelesaikan pandangan umum meski berkas belum diterima.

“Kalau dia membuat pandangan tapi belum ada dokumen yang dia lihat, ini pandangan buta namanya,” tegas Zulfahri Batubara.

Dukungan atas ketersediaan dokumen juga datang dari Anggota Fraksi Golkar Erwin Nasution yang meminta ketegasan pemerintah daerah untuk menyediakan berkas tersebut paling lambat pukul 14.00 WIB.

“Pemerintah daerah hanya merangkapkan sesuai dengan jumlah fraksi dulu. Tidak perlu sampai 40 eksemplar untuk dirangkapkan. Kami minta jam 2 sesuai dengan jumlah fraksi, dokumen itu sudah ada di DPRD,” kata Erwin Nasution.

Akibat belum adanya kepastian dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengenai penyerahan dokumen, Zulfahri akhirnya memilih walk out dari ruang sidang. Pimpinan sidang kemudian memutuskan melanjutkan agenda berikutnya pada pukul 16.00 WIB.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play