Pasang Detektor, PT SMGP Sebut Udara Bersih dari H2S

Panyabungan, StArtNews– Hasil pemeriksaan tim, kualitas udara di Sibanggor julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapai, Kabupaten Mandailing Natal sudah dinyatakan bersih dari H2S. Warga sudah bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Selain itu alat deteksi seperti detector alarm warning, penentu arah angin, juga sudah disiapkan di lokasi. Pihak perusahaan juga sudah bersosialisasi ke masyarakat terkait situasi ini.

Hal ini dikatakan Edyanto, perwakilan managamen perusahaan panas bumi SMGP dalam konfrensi pers di aula Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Madina, Selasa (16/02) yang dihadiri Kepala Dinas Kominfo dan Kepala Dinas BLHKP.

Edy memastikan warga sudah bisa beraktivitas seperti sedia kala.

Dalam konfrensi pers itu juga dijelaskan, ada 6 alat detector yang sudah dipasang di lokasi.

Alat ini, terang Edy, bisa mendeteksi adanya paparan gas H2S di sekitar sensor yang dipasang.

Alat ini juga dilengkapi dengan penanda tingkatan yang dianggap rawan, dari 10 ppm (part per mollion) sampai 15 ppm.

“Alarm akan berbunyi, itulah fungsi dari alat detektor. Seandainya kualitas udara diatas 15 ppm maka sistem akan berbunyi dan wajib dievakuasi,” jelasnya.

Edy mengungkapkan jalur evakuasi sudah dibuat sehingga warga bisa mengevakuasi diri ke arah yang sudah ditentukan.

Bagi warga yang hendak evakuasi, kata Edyanto, disarankan untuk tidak mengikuti arah angin.

Peristiwa paparan gas H2S di Desa Sibanggor Julu menewaskan 5 warga setempat dan puluhan lainnya harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan intensif.

Tim Redaksi StArtNews

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi