Peletakan Batu Pertama Tandai Pembangunan Pesantren Al Munawarah Manambin

Peletakan Batu Pertama Tandai Pembangunan Pesantren Al Munawarah Manambin

Kotanopan, StArtnews Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Pondok Pesantren Al Munawarah Manambin, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi dimulai Rabu (9/3/2022) ini.  Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Yayasan Manambin Munawarah Madina HM Daud Toib Lubis dan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Mandailing Natal H. Ikhwan Siddiqi.

Hadir juga warga Desa Manambin yang tinggal di perantuan, baik dari Medan dan Jakarta, tokoh masyarakat Madina H. Aswin Parinduri, tokoh adat H. Reza Fahlevi Lubis, Camat Kotanopan Ade Ghazali Damanaik, Kepala Kantor Urusan Agama Kotanopan Sutan Hasibuan, Ketua MUI Kotanopan Muhammad Hatta Lubis, kepala desa, pimpinan pondok pesantren, dan ratusan warga Desa Manambin.

Peletakan batu pertama dilaksanakan di pertapakan Pondok Pesantren Al Munawarah Manambin, yaitu di lokasi Saba Jae Desa Mananambin. Sebagai tahap awal, rencananya di pertapakan yang baru ini akan dibangun tiga ruang kelas baru dengan kontruksi bertingkat. Sebelumnya, ruang kelas pondok pesantren ini masih menumpang di ruang madrasah yang ada di desa tersebut.

Panitia peletakan batu pertama Pesantren Al Munawarah Manambin, H. Rahmad Fauzi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua komponen masyarakat yang telah membantu dan menyukseskan peletakan batu pertama ini.

Agar pembangunan pondok pesantren ini berkesinambungan, pihaknya tetap mengharapkan dukungan  moril dan materil dari semua kaum muslimin.

“Pondok pesantren ini merupakan pendidikan agama untuk generasi kedepan. Untuk itu, kami tetap mengharapkan dukungan dari semua pihak,” ujarnya.

Sementara Ketua Yayasan Manambin Munawarah Madina HM Daud Toib Lubis mengatakan peletakan batu pertama ini merupakan momentum untuk pendirian pesantren di Desa Manambin. Pembangunan tahap pertama berjumlah tiga ruang kelas baru dengan konstruksi bertingkat. Nanti akan dilanjutkan dengan pembangunan sarana infrastruktur lainnya.

Daud Toib Lubis juga berharap semua komponen masyarakat, termasuk pemerintah dan lembaga swasta lainnnya, agar berkenan membantu kelanjutan pembangunan pesantren ini. Di pesantren ini akan didik generasi Islam menjadi generasi yang bermoral dan jauh dari hal-hal yang melanggar norma-norma agama.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal H. Ahmad Qosbi, melalui Kasi Pendidikan Dinyah dan Pondok Pesantren mengatakan,  dengan peletakan batu pertama ruang kelas baru ini, berarti Pondok Pesantren Almunawarah Manambin ini sudah punya progres yang baik kedepan. Selama ini, Pesantren Salafiyah Manambin ini menumpang di Pondok Pesantren Subulussalam.

Alhamdulillah, dalam dua tahun terakhir ini, pondok peantren ini sudah bisa berdiri sendiri. Hari ini, kita salut melihat kekompakan warga Manambin yang ada di perantauan maupun yang tinggal di Manambin untuk membangun pondok pesantren yang baru di tempat ini,” kata Ikhwan Siddiqi.

Dia menambahkan, pihak Kementerian Agama Madina pada dasarnya mendukung kemajuan yang diraih Pesantren Al Munawarah. “Mudah-mudahan ini menjadi tonggak awal perkembangan agama dan pendidikan di Kabupaten Madina dan Kotanopan khususnya,” pungkasnya.

Reporter: Lokot Husda Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...