menu Home chevron_right
Berita Madina

Percepat Normalisasi Sawah Pascabanjir, Petani Nagajuang Tersenyum

Redaksi | 4 Januari 2026

Nagajuang, StartNews – Asa para petani di Desa Sayur Matua, Kecamatan Nagajuang untuk kembali mengolah sawah mulai menemui titik terang. Setelah sempat terpuruk akibat banjir besar pada November 2025, kini secercah harapan muncul seiring dengan langkah cepat Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam memulihkan lahan mereka.

Pada Minggu (04/01/2026), Bupati Madina H. Saipullah Nasution meninjau langsung proses normalisasi lahan persawahan dan pengerukan Sungai Aek Namora. Langkah ini diambil untuk memastikan sektor pertanian warga yang sempat lumpuh total dapat segera bangkit kembali.

Ada tujuh desa yang terdampak banjir, yakni Banua Rakyat, Banua Simanosor, Sayurmatua, Tambiski, Humbang 1, Tarutungpanjang, dan Tambiski Nauli.

Di lokasi pengerjaan, satu unit alat berat tampak bekerja ekstra mengeruk sedimen sungai dan meratakan material sisa banjir yang sebelumnya menimbun sawah-sawah produktif milik warga. Saipullah menegaskan pemulihan ini prioritas utama demi menyelamatkan ekonomi rakyat.

“Kita tidak ingin membiarkan ekonomi warga stagnan terlalu lama. Normalisasi ini kunci agar ketahanan pangan kita tidak terganggu dan para petani di Nagajuang bisa segera kembali turun ke sawah dengan tenang,” ujar Saipullah di sela-sela peninjauan.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Pemkab Madina ini, yang didampingi Sekda, anggota DPRD Dapil V, serta camat Nagajuang, disambut antusias oleh para tokoh masyarakat dan pemilik lahan. Bagi warga, pengerukan ini bukan sekadar urusan teknis, melainkan kembalinya sumber mata pencaharian mereka yang sempat hilang diterjang bencana.

Sertu J. Hutabarat dari Koramil 12/Siabu yang turut mengawal kegiatan tersebut melaporkan bahwa situasi di lapangan berjalan kondusif. Dukungan warga terlihat dari bagaimana mereka bahu-membahu mendampingi proses pengerjaan di lapangan bersama jajaran pemerintahan desa.

Warga Desa Sayurmatua berharap dengan normalisasi yang dilakukan secara menyeluruh, ancaman banjir serupa tidak lagi menghantui desa mereka, sehingga musim tanam awal tahun ini dapat berjalan maksimal tanpa rasa cemas.

Reporter: Rls

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play