menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

Peserta Syarhil Qur’an Sumut Dipastikan Masuk Final

Ade | 11 Oktober 2018

Medan, StArtNews- Peserta nomor 026 cabang Syarhil Quran dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada MTQ Nasional ke 27 tahun 2018 di UINSU Sutomo dipastikan masuk final dengan perolehan skor 90,17. Dimana babak final akan dilakukan 11/10 dengan diikuti 6 peserta untuk tiga golongan puteri dan tiga peserta gologan putera dengan penentuan peserta dari perolehan skor tertinggi dari 65 peserta yang telah tampil selama empat hari.

Ketua Dewan Hakim Majelis bidang Syarhil Quran, Prof Dr H Ahmad Rofiq MA, mengatakan, untuk peserta yang akan masuk babak final dipilih 6 peserta dengan skor tertinggi. “Pengumuman peserta yang masuk final dilakukan Rabu malam di arena utama MTQ Nasional Jln Pancing Medan,” ujarnya kepada wartawan usai penilaian.

Dijelaskannya, penilaian masing-masing peserta dilakukan oleh masing-masing dewan hakim yang membidangi yakni pensyarah, qari dan saritilawa yakni dengan melihat ekspresi, intonasi, pengkhayatan kemudian penyampaian isi materi, kefasihan membaca Al Quran dan puisinya.

“Jadi setiap bidang ada dewan jurinya dengan penilaian selisih interval dibatasi 2 angka untuk menghindari subjektivitas dan sistem ini sudah mengatur,” jelasnya.

Sementara untuk materi yang akan dibawa para finalis, menurut Prof Rofiq, akan berbeda dari materi yang telah dibawa sebelumnya.
“Sejak awal sudah diumumkan kepada peserta kalau nanti dalam babak final materi akan diganti oleh panitia. Bahkan kami juga mengusulkan untuk final nanti, peserta yang belum tampil jangan menonton peserta yang lain guna menghindari plagiat. Tapi kalau sudah tampil silahkan untuk menontonnya,” kata Prof Rofiq.

Ia juga mengatakan, peningkatan cabang Syarhil Quran setiap tahunnya pada MTQ Nasional terus mengalami peningkatan. “Tapi harapannya dengan tema yang diusung mewujudkan revolusi mental menuju insan yang Qurani, bagaimana semua daerah dapat menyiapkan dan mencetak generasi muda yang mencintai seluruh bidang perlombaan MTQ. Karena selama ini banyak yang ikut menjadi peserta memang sudah ahli dibidang berkaitan,” terangnya.

Sementara penilaiannya tentang pelaksanaan MTQ nasional tahun 2018 di Kota Medan, Prof Rofiq, secara umum cukup baik meski titik lokasi masing-masing cabang lomba agak berjauhan.
“Karena titik lokasi jauh banyak juga kafilah tidak bisa melihat-lihat cabang lomba yang lain,” tuturnya.

Reporter: Zein Nasution

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play