Polres Madina Belum Beri Keterangan Resmi Terkait Kematian Pria di Desa Runding
Penyebab kematian Ferdiansyah di lokasi tambang ilegal Desa Runding masih simpang siur. Sementara Polres Madina belum memberikan keterangan resmi terkait penyelidikan kasus ini.
Panyabungan, StartNews – Polres Madina belum memberi keterangan resmi terkait penyebab pasti tewasnya Ferdiansyah (36), warga Desa Panyabungan Tonga, yang ditemukan dalam kondisi kritis di lokasi pengolahan limbah tambang emas ilegal Desa Runding.
Hingga saat ini, motif di balik peristiwa tersebut masih simpang siur di tengah masyarakat, dengan munculnya berbagai spekulasi mulai dari dugaan penculikan hingga indikasi korban tertangkap basah saat mencuri di lokasi tambang tersebut.
Dirilis mandailingonline yang dikutip pada Kamis (9/4/2026), informasi terbaru dari lapangan menyebutkan sebelum insiden terjadi, korban diduga sempat memicu keributan dengan membawa senjata tajam ke lokasi pengolahan limbah.
BACA JUGA:
- Pria yang Tewas di Desa Runding Diduga Diculik dari Tempat Usaha Galundung
- Diduga Dianiaya, Seorang Pria Tewas di Lokasi Tambang Emas Ilegal Desa Runding
Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan kehadiran korban di lokasi tersebut disertai dengan tindakan provokatif yang menantang warga sekitar.
“Dia datang ke lokasi pengolahan limbah tambang petentengan sambil bawa parang mengajak berduel orang-orang yang ada di situ. Dari situ awal mula kejadian,” ujar warga tersebut saat menjelaskan situasi awal di tempat kejadian perkara.
Selain kesaksian mengenai tindakan pengancaman tersebut, beberapa warga juga menyatakan korban selama ini kerap membuat kegaduhan di lingkungan sekitar lokasi tambang.
Meski sejumlah saksi dikabarkan telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian, fakta hukum mengenai penyebab kematian korban tetap menggantung, karena Polres Madina belum memberi keterangan resmi mengenai progres penanganan perkara ini.
Sebelumnya, Ferdiansyah ditemukan dalam kondisi babak belur di area tambang ilegal Kecamatan Panyabungan Barat dan sempat dilarikan ke RSUD Panyabungan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, luka-luka yang dideritanya cukup parah, sehingga korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.