Putus Rantai Banjir, Relokasi Desa Batahan III Segera Dimulai Awal Tahun Ini
Batahan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) berupaya mengakhiri penderitaan warga Desa Batahan III yang selama bertahun-tahun menjadi langganan banjir. Bupati Madina H. Saipullah Nasution menegaskan relokasi permukiman ke zona aman menjadi satu-satunya solusi permanen demi menjamin keselamatan warga.
Saipullah menyampaikan hal itu saat meninjau kondisi masyarakat pascabanjir besar di Desa Batahan III, Kecamatan Batahan, Madina, Kamis (8/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memetakan dampak kerusakan setelah wilayah tersebut kembali terendam hebat pada November 2025.
“Kita tidak bisa terus membiarkan warga hidup dalam kecemasan setiap kali musim hujan tiba. Desa Batahan III ini sudah berulang kali terdampak. Karena itu, relokasi jalan terbaik agar masyarakat bisa tinggal di tempat yang benar-benar aman,” ujar Saipullah.
Rencana relokasi itu tidak hanya menyasar rumah penduduk, tetapi juga infrastruktur desa. Saipullah mengatakan fasilitas publik seperti kantor kepala desa, posko kesehatan, sekolah dasar, hingga masjid akan dibangun kembali di lokasi yang baru.
Lahan untuk relokasi telah disiapkan. Meski tetap berada di wilayah administrasi Desa Batahan III, titik baru tersebut dipilih karena memiliki elevasi yang lebih tinggi dan bebas dari ancaman luapan air.
Pemkab Madina menargetkan proses fisik relokasi dapat segera dimulai pada Januari 2026. Saat ini, tim teknis sedang merampungkan kajian dan menyusun usulan anggaran untuk diajukan kepada pemerintah pusat.
Langkah ini, menurut Saipullah, selaras dengan instruksi Presiden melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Fokus utamanya adalah pemulihan total wilayah-wilayah di Sumatera yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana alam.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pemindahan ini berjalan cepat dan lancar. Keamanan warga prioritas tertinggi kami,” tegasnya.
Usai meninjau rencana lokasi relokasi, Saipullah beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Desa Batahan I untuk meninjau jembatan penghubung yang rusak, sebelum akhirnya menutup kunjungan dengan berdialog bersama tokoh masyarakat di Desa Bintungan Bejangkar.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.