menu Home chevron_right
Berita Madina

Sambut Ramadan 1447 H, Pemkab Madina Antisipasi Kelangkaan Stok Sembako

Redaksi | 6 Februari 2026

Tambangan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) proaktif memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran kelangkaan pangan.

Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemkab Madina menjamin ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di kabupaten ini dipastikan aman dan terjaga distribusinya.

Kepastian mengenai stabilitas pangan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Madina M. Sahnan Pasaribu pada acara tabligh akbar, zikir, dan doa bersama peringatan Isra Mikraj sekaligus penyambutan Ramadan di Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Muaramais, Tambangan, Kamis (5/2/2026).

Langkah tersebut menjadi bagian strategi pemerintah daerah dalam menjaga psikologi pasar dan memastikan kenyamanan umat Islam dalam beribadah.

Pada kesempatan itu, Sahnan menegaskan pemantauan terhadap rantai pasok kebutuhan pokok menjadi prioritas utama pemerintah saat ini agar tidak ada spekulasi harga maupun hambatan distribusi yang dapat memberatkan masyarakat di tengah meningkatnya konsumsi rumah tangga selama bulan suci Ramadan.

“Pemerintah daerah berkomitmen menciptakan suasana yang kondusif agar umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman, termasuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok,” ujar Sahnan Pasaribu di hadapan para jamaah dan tokoh masyarakat.

Selain fokus pada aspek ketersediaan logistik, Pemkab Madina juga menyoroti pentingnya penguatan aspek sosial dan empati selama Ramadan. Sahnan mengatakan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat solidaritas antarwarga, terutama bagi mereka yang memiliki kelebihan rezeki agar lebih peduli terhadap kondisi sesama.

Menurut Sahnan, esensi puasa bukan sekadar menahan lapar secara fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk mengasah kepekaan terhadap penderitaan orang lain yang kurang beruntung.

Dia menyebut nilai-nilai kemanusiaan ini harus diwujudkan dalam aksi nyata melalui peningkatan amal ibadah sosial di lingkungan masing-masing.

“Puasa mengajarkan kita untuk memahami kondisi saudara-saudara kita yang kekurangan, sehingga solidaritas dan kepedulian sosial semakin tumbuh,” katanya.

Sahnan juga mengimbau para pelaku usaha dan elemen masyarakat lainnya untuk meningkatkan intensitas berbagi. Dia mengajak dunia usaha agar terlibat aktif dalam program-program bantuan sosial, mulai dari penyaluran santunan, pemberian infak, hingga pelaksanaan buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhuafa.

Reporter: Rls

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play