Serai Wangi Madina Diminati Dipasaran Eropa
PANYABUNGAN (Start News)  – Kualitas Serai Wangi dari Kabupaten Mandailing Natal kalahkan Negara Srilanka dan India.  Dimana saat ini kualitas serai wangi asal desa Pakantan Kabupaten Mandailing Natal ini kualitasnya mencapai 45 %  sementara untuk Serai wangi asal Negara Srilanka dan India hanya mempunyai kualitas 25 % saja.
Dengan tingginya kualitas serai wangi asal Pakantan  Kabupaten Mandailing Natal ini membuat semakin diminati oleh perusahaan-perusahaan di tingkat Internasional khususnya di pasaran Eropa.
Demikian dikatakan, Anwar Mahjuddin dari Biosurya Global Sdn.Bhd Malaysia menjawab Start FMdisela-sela acara sosialisasi Agrabisnis Serai Wangi yang dilaksanakan oleh Bagian Perekonomian Pemkab Madina yang bekerja sama dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Hote Rindang, Kamis, (2/6/2016).

Dikatakan Anwar produk asal Kabupaten Mandailing Natal ini kualitasnya sangat bagus dan harganya juga mampu bersaing dengan negara-negara Eropa, USA dan Asia.
Dimana serai wangi dari  Madina mempunyai kelebihan yakni daunnya yang lebar dan ditanam di daerah yang subur di ketinggian 600 sampai dengan 800 DPL (Diatas Permukaan Laut). Ini dikatakannya membuktikan kalau kualitasnya sangat bagus.
Dengan tingginya kualitasnya tersebut sebut Anwar membuat   peluang pasar ekspor untuk komoditi ini dipasaran Internasional seperti Malaysia, Eropa dan USA semakin  terbuka luas.
Dia juga  menyatakan bahwa pihaknya saat ini sangat membutuhkan pasokan serai wangi dalam jumlah besar. Terutama dari kawasan Mandailing Natal dan kawasan lain di Sumatera Utara.
Dikatakannya untuk pasaran Eropa pihaknya saat ini membutuhkan 1000 ton Serai wangi setiap bulannya. Namun untuk saat ini pihaknya masih belum banyak memperoleh pasokan serai wangi dari kawasan Sumatera Utara.
Untuk itu dia berharap  adanya dorongan bagi petani baik itu dorongan permodalan dari perbankan maupun dorongan lainnya sehingga nanti budi daya serai wangi ini bisa  ditingkatkan karena ini berpotensi menjadi solusi peningkatan pendapatan petani di tengah ketidakpastian harga karet alam yang masih anjlok.
Reporter : Holik Mandailing
                                                                                              Admin Website : Musly Joss Start

Comments
This post currently has no comments.