menu Home chevron_right
Berita Madina

Suara Wabup Atika Bergetar Saat Kenang 100 Warganya Terjebak Banjir 3 Meter

Redaksi | 12 Desember 2025

Batahan, StartNews – Bayangkan air setinggi tiga meter. Ia menenggelamkan pintu rumah, melampaui atap-atap gubuk, dan mengubah perkampungan menjadi lautan keruh yang menakutkan. Di tengah kepungan air bah itu, ada 100 nyawa yang menanti pertolongan di Dusun Koto Puat, Desa Batu Sondet, Kecamatan Batahan, Mandailing Natal (Madina).

Itulah bayangan yang sempat menghantui Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi, dua pekan lalu. Saat hujan deras mengguyur tanpa henti sejak awal November, prioritas pemerintah daerah bukan lagi soal berapa jalan yang putus atau jembatan yang runtuh, melainkan satu hal yang tak ternilai harganya: nyawa manusia.

“Saya sampai hafal di sana ada 100 jiwa. Tidak bisa saya bayangkan bagaimana kondisinya saat itu,” ujar Atika dengan nada bergetar saat mengenang detik-detik mencekam tersebut.

Kamis (11/12/2025) kemarin, suasana di Desa Banjar Aur, Kecamatan Batahan, sudah jauh lebih tenang dibanding dua pekan sebelumnya. Matahari mulai menyapa ketika rombongan Wakil Bupati dan Kapolres Madina AKBP Arie Sopandi Paloh tiba untuk menyapa warga dan para kepala desa.

Namun, jejak trauma dan kelelahan masih tersisa. Di hadapan warga, Atika tidak berbicara tentang statistik kerugian materiil sebagai pembuka. Dia berbicara tentang filosofi kemanusiaan yang menjadi pegangan Pemkab Madina saat bencana melanda 20 kecamatan secara serentak.

“Karena nyawa itu jauh lebih berharga dari infrastruktur. Maka tiga hari pertama bersama Forkopimda, kami fokus dalam penanganan memastikan masyarakat kita tidak ada yang menjadi korban jiwa,” tegas Atika.

Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Saat bencana memuncak pada rentang 25–28 November, status Tanggap Darurat Bencana segera ditetapkan. Fokus seluruh aparat—mulai dari BPBD, Kepolisian, hingga relawan—adalah evakuasi.

Atika mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya yang mendalam. Berkat kerja keras semua pihak yang tergerak hatinya, 100 jiwa yang terkurung air setinggi tiga meter di Koto Puat berhasil selamat. Tidak ada korban jiwa yang melayang. Ini keajaiban kecil di tengah bencana besar.

Sementara Camat Batahan Sukiman melukiskan betapa luasnya dampak banjir kali ini. Dia menyebutkan angka-angka yang mewakili penderitaan warganya. Desa Batahan III lumpuh total karena 100 persen wilayahnya terdampak, Batahan I hampir 90 persen terendam, dan Batahan II 70 persen.

Totalnya, 11.152 jiwa harus meninggalkan rumah mereka. Ribuan keluarga terpaksa tidur di pengungsian, menanti air surut sembari menahan dingin.

Belajar dari pengalaman pahit ini, Sukiman tidak ingin warganya kembali tak berdaya pada masa depan. Di hadapan wakil bupati dan jajaran dinas terkait yang hadir, termasuk Dinas PMD, Perkim, PUPR, dan lainnya, Sukiman menyuarakan harapan mendesak.

“Daerah ini rawan banjir. Kami butuh empat selter pengungsian dan perahu fiber,” pinta Sukiman. “Sehingga kalau nanti banjir terjadi lagi, sudah ada alat untuk mengevakuasi warga dan tempatnya juga dekat.”

Kunjungan itu ditutup dengan penyerahan bantuan. Namun, lebih dari sekadar logistik, kehadiran rombongan pemerintah daerah—yang turun langsung melihat kondisi riil di lapangan—membawa pesan moral bagi warga Batahan.

“Kedatangan kami ini ingin mendengar langsung keadaan yang terjadi di desa bapak dan ibu. Walaupun sebetulnya, sejak hari pertama kami sudah memantau,” tutur Atika.

Bagi warga Madina, khususnya di Batahan, banjir mungkin telah merusak harta benda mereka. Namun, mengetahui bahwa keselamatan nyawa mereka menjadi prioritas tertinggi pemerintah, setidaknya memberikan sedikit kehangatan di tengah dinginnya sisa-sisa bencana.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play