menu Home chevron_right
Musik & Informasi

Taufik Kurniawan Lantik Kahar Muzakir Jadi Ketua Banggar DPR

Ade | 27 Januari 2016

12MUSIK & INDORMASI SIANG Kahar Muzakir resmi dilantik jadi Ketua Banggar DPR. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Taufik Kurniawan.

Pelantantikan Kahar Muzakir yang juga orang dekat Setya Novanto menjadi Ketua Banggar ini dilakukan di ruang Banggar, gedung DPR, Jakarta, Senin (25/1/2016). Taufik membacakan surat pergantian ketua Banggar dari Fraksi Golkar yang ditandatangani Setya Novanto.

Namun selain ketua Banggar, pelantikan juga dilakukan untuk wakil ketua Banggar dari PAN. Lalu atas persetujuan dari seluruh anggota Banggar yang hadir, Kahar Muzakir dilantik menjadi ketua Banggar.

“Tiada kata lain dari saya selain mengharapkan dukungan dan kerjsamanya sehingga kita bisa melaksanakan tugas memimpin dan melaksanakan Banggar DPR periode 2014-2019,” ucap Kahar setelah menerima palu sidang dari Taufik Kurniawan.

Usai pelantikan, Taufik memberikan sejumlah wejangan. Intinya agar Banggar DPR dapat segera tancap gas menjelang pembahasan APBN-P 2016.

“Merespons penurunan harga minya dunia ini berimbas kepada asumsi makro kita, tentu harus dibahas pemerintah bersama DPR di pembahasan APBNP-2016. Saya harapkan Banggar segera tancap gas bekerja bekerja keras bersama pemerintah merespons seluruh kajian asumsi makro imbas turunnya harga minyak dunia, perubahan target PDB, dan yang terakhir kondisi penyimpangan iklim dunia  yang berimbas pada produksi pangan dunia,” ingat Taufik yang juga Doktor Ekonomi dari Undip ini.

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play