Titi Gantung Menuju 5 Desa di Kotanopan Memprihatinkan

Kotanopan, StArtNews-Kondisi titi gantung menuju lima desa di seberang Batang Gadis di Kecamatan Kotanopan, Kab. Mandailing Natal, memprihatinkan. Titi gantung yang dikenal dengan sebutan Rambin Hutarimbaru/Hutapadang ini kondisinya sudah rusak parah. Hal ini sudah berlangsung hampir setahun terakhir.

Ke lima desa di seberang Batang Gadis yang menggunakan titi gantung ini adalah Desa Hutarimbaru SM, Hutapadang SM, Aek Marian, Gunung Tua SM, dan Simandolam. Umumnya, warga ke lima desa ini berharap agar Pemkab Mandailing Natal mengganti titi gantung ini menjadi jembatan permanen.

Pantauan StArtNews, Jumat (09/8) lantai titi gantung yang terbuat dari kayu sudah lapuk dan keropos. Beberapa papan lantai juga sudah patah dan copot dari paku penahan. Begitu juga sling titi gantung yang panjangnya mencapai 50 meter sudah cukup tua, bahkan sudah berumur puluhan tahun. Saat kendaraan roda dua atau becak lewat goyangan rambin ini cukup terasa, seakan-akan ada besi penahan yang patah di bagian bawah.

Kepala desa Hutapadang, Ahmad Tarmizi yang dihubungi membenarkan kondisi titi gantung yang menghubungkan lima desa di seberang Batang Gadis dengan ibu kota Kecamatan rusak parah. Kerusakan ini sudah berlangsung satu tahun terakhir. Ia berharap agar Pemkab Mandailing Natal segera menggantinya dengan jembatan permanen.

“Sebenarnya, warga sudah puluhan tahun berharap agar pemerintah segera mengganti titi gantung ini menjadi jembatan permanen. Hal ini mengingat ratusan kenderaan setiap hari lewat di sini. Titi gantung yang ada saat ini sudah tidak layak lagi dilewati. Mengingat urgennya keberadaan jembatan ini bagi warga, sudah selayaknya diganti menjadi permanen”, ujarnya.

Reporter: Lokot Husda

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...