menu Home chevron_right
Berita Madina

Warga Siulangaling Curhat Sulitnya Akses dan Listrik ke Bupati Madina

Redaksi | 14 Desember 2025

MBG, StartNews – Kunjungan kerja Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution ke Siulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) pada Sabtu (13/12/2025) kemarin, menjadi momentum bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan persoalan yang selama ini dihadapi.

Dalam pertemuan tersebut, warga yang diwakili oleh tokoh masyarakat Siulangaling, Muaja, secara lugas memaparkan sejumlah isu utama. Mulai dari ketiadaan infrastruktur jembatan, keterbatasan akses listrik, hingga kondisi transportasi yang sangat sulit.

Muaja menyoroti bahwa setelah 80 tahun Indonesia merdeka, masyarakat di Siulangaling yang terdiri dari empat desa, yang dihuni sekitar 8.000 hingga 10.000 jiwa, belum merasakan kemerdekaan secara utuh.

Ironisnya, Muaja menyebutkan sekitar 50 persen warga di wilayah tersebut, bahkan belum pernah melihat kendaraan roda empat karena parahnya kondisi akses jalan. Dia juga memaparkan tingginya biaya yang harus dikeluarkan warga hanya untuk mencapai akses jalan darat terdekat.

“Delapan ratus ribu rupiah, Pak, baru kami dapat menginjak kendaraan roda empat,” ujar Muaja, merujuk pada total biaya penyeberangan sungai, penginapan, dan makan yang harus ditanggung warga.

Muaja lantas memohon kepada bupati agar Pemkab Madina benar-benar memprioritaskan penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat Siulangaling selama masa jabatannya.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Saipullah Nasution menyatakan kunjungan kerjanya ke Siulangaling tidak hanya bertujuan menyalurkan bantuan sembako pasca-bencana, tetapi juga untuk mendata kondisi infrastruktur dan melakukan survei lokasi yang membutuhkan rehabilitasi segera.

Terkait masalah kelistrikan, Saipullah mengungkapkan Pemkab Madina telah mengajukan permohonan layanan listrik tenaga surya ke Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) untuk 23 desa, termasuk yang ada di Siulangaling.

“Sejatinya akhir tahun ini sudah mulai dikerjakan, namun karena bencana, pelaksanaannya sempat terbengkalai,” jelas Saipullah.

Sementara untuk pembangunan akses jalan darat permanen yang menghubungkan Nagajuang menuju Siulangaling, Saipullah menegaskan Pemkab Madina terus berkoordinasi intensif dengan pemerintah pusat.

“Baru-baru ini kami menerima surat dari Kementerian Kehutanan yang meminta agar segera mengajukan proposal dalam rangka pinjam pakai kawasan hutan untuk pembangunan akses jalan tersebut,” tuturnya.

Reporter: Fadli Mustafid

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play