Hak Cipta @Redaksi

110 Penggiat Anti Narkoba Tersebar Di Madina

Panyabungan, StArtNews – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mandailing Natal mengajak kepada generasi muda atau yang biasa disebut generasi milenial untuk menolak penyalahgunaan narkoba.

Hal ini ditegaskan Kepala BNNK Mandailing Natal, AKBP .Ramlan, SH., MH. saat dirinya memberikan arahan di acara Peringatan Hari Anti Narkotika Internation (HANI) 2019 Rabu 26/06 yang dipusatkan di Gedung Serba Guna Islam Kabupaten Mandailing Natal.

Ramlan mengatakan, penyalahgunaan narkotika disetiap daerah di Indonesia sesuai data sudah memprihatintakan, apalagi sebagian besar yang terkena dampaknya adalah generasi muda.

Selama tahun 2018 kata Kepala BNNK Mandailing Natal, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Mandailing Natal telah melaksanakan program pencegahan dan penyalahgunaan peredaran gelap Narkoba. Hasil yang diperoleh sendiri sebanyak 14 lembaga berpartisipasi aktif yang menghasilkan 1.446 orang mengikuti deteksi dini penyalahgunaan narkoba, kemudian program itu juga menghasilkan 110 penggiat anti narkoba yang tersebar di wilayah Mandailing Natal dan sebanyak 7 kawasan rawan yang di intervensi untuk melaksanakan kegiatan anti narkoba secara mandiri.

Di bidang Rehabilitasi sendiri, tahun 2018 jelas Ramlan, sebanyak 54 kline yang mendapatkan layanan rehabilitasi rawat jalan yang terdiri dari 24 kline di klinik pratama BNN Kabupaten Mandailing Natal, 10 kline di RSU Permata Madina dan 10 kline yang dirawat jalan di klinik Ravina Panyabungan.

Peringatan Hari Anti Narkotika International tahun 2019 ini dihadiri Wakil Bupati Mandailing Natal H.M.Jakfar Suhairi Nasution dan Kapolres Mandailing Natal serta OPD, Pelajar dan penggiat anti narkoba juga ikut serta hadir dalam acara ini.

Tim Redaksi StArtNews

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...