menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

Ribuan Warga Saksikan Karnaval HUT RI ke-73 di Madina

Ade | 17 Agustus 2018

Bupati Madina, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution, Ketua DPRD Madina, H. Maraganti Batubara, Kapolres Madina, AKBP. Irsan Sinuhaji, S.IK,MH dan Danramil 13 Panyabungan, Kapten Inf AK Harahap saat memberi hormat kepada peserta karnaval, Kamis (16/8).

Panyabungan, StArtNews– Seperti setiap tahunnya, untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar karnaval yang diikuti para pelajar dari tingkat, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak, SD, SMP dan SMA.

Untuk peringatan HUT RI Ke 73 tahun 2018 ini, dengan mengangkat tema Bhinneka tunggal Ika. Acara karnaval yang disaksikan ribuan masyarakat Kota Panyabungan ini dihadiri Bupati Madina, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution, Ketua DPRD Madina, H. Maraganti Batubara, Kapolres Madina, AKBP. Irsan Sinuhaji, S.IK.,MH, Danramil 13 Kapten Inf. AK Harahap, Perwakilan Kejari Madina, Ketua TP PKK Madina, Ny. Ika Desika Dahlan Hasan, para asisten dan OPD Madina.

Pantauan Wartawan, sebelum acara karnaval dimulai, Bupati Madina, Drs. H.Dahlan Hasan Nasution membuka acara dengan memimpin doa dan selanjutnya laporan dari Kadis Pendidikan Madina, M. Daud Batubara selaku panitia acara karnaval HUT RI ke 73 tahun 2018.

Meskipun cuaca panas dan terik saat acara karnaval berlangsung. Terlihat ribuan masyarakat yang menyaksikan dan peserta karnaval sendiri begitu semangat dan antusias dalam menyukseskan acara karnaval yang notabenenya telah menjadi acara yang ditunggu-tunggu masyarakat dalam setiap tahunnya.

Berbagai jenis kekayaan budaya Indonesia seperti baju adat, seni serta budaya dan bahkan jenis profesi pun ditampilkan dalam acara karnaval tersebut. Dimana hal ini sangat kental menggambarkan bahwa negara republik Indonesia merupakan negara yang memiliki bermacam ragam budaya yang harus terus dilestarikan dan dijaga.

Bupati Madina, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution usai acara karnaval kepada Wartawan mengatakan bahwa kegiatan karnaval ini memang sudah tiap tahun dilakukan dalam memperingati Hari kemerdekaan RI.

“Digelarnya acara karnaval ini bertujuan untuk memberikan pelajaran atau edukasi kepada anak-anak kita betapa Negara indonesia ini sangat kaya dengan suku, seni serta budaya”. Ungkapnya.

Untuk itu lanjutnya, “marilah dalam momen hari kemerdekaan ini kita sebagai masyarakat Indonesia harus dapat terus mengisi kemerdekaan dengan karya dan kerja nyata demi pembangunan dan kemajuan negara.

Reporter : Putra Saima

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play