menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

Ribuan Warga Saksikan Karnaval HUT ke-74 RI di Madina

Redaksi Berita | 15 Agustus 2019

Panyabungan.StArtNews– Jalan Kota Panyabungan setengah hari ini terpaksa ditutup sementara. Kendaraan dialihkan melewati jalan lintas timur karena di jalan kota Panyabungan sedang berlangsung Karnaval Budaya memeriahkan HUT ke-74 RI.

Warga pun sejak pagi tadi mulai memadati jalanan, mereka hendak mengambil posisi yang enak agar bisa menonton Karnaval ini secara dekat. Satu jalur jalan kota panyabungan mulai dari Kantor Koramil sampai Pasar Baru Panyabungan dipenuhi warga yang hendak menonton Karnaval.

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-74 RI, Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal menggelar Karnaval Budaya yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dan diperkirakan selesai pada pukul 14.00 WIB siang nanti. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA serta Masyarakat. Kegiatan Karnaval juga diikuti perwakilan 23 kecamatan yang ada di Madina. Hal ini dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Gongmatua, pada StArtNews.

“Lara peserta karnaval nantinya akan dilakukan penilaian oleh tim juri yang sudah disiapkan panitia. Mulai dari tingkat TK sampai kelompok masyarakat nanti akan mendapat penilaian yang pengumumannya dilaksanakan usai penurunan Bendera pada 17 Agustus nanti,” papar Sekretaris Dinas Pendidikan.

Dari pantauan StArtNews, Karnaval Budaya ini memang selalu dilaksanakan setiap jelang 17 Agustus, para peserta biasanya akan mempertunjukkan beragam budaya yang ada di Negeri ini muali dari pakaian adat atau Bhineka Tunggal Ika, pakaian pembangunan, sampai pada gambaran kondisi bangsa yang dibuat dalam bentuk teatrikal yang diperankan peserta.

Kegiatan Karnaval dihadiri langsung Bupati Mandailing Natal Drs.Dahlan Hasan Nasution, Ny. Ika Djesika Dahlan Hasan, Kapolres Madina, Ketua DPRD Madina serta Unsur Muspika dan Pinpinan OPD.

Reporter : Hasmar Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Foto: Warga Padati Jalanan Kota Panyabungan Hendak Melihat Kegiatan Karnaval dalam Rangkaian HUT ke-74 RI

.

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi Berita

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play