menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

Kapoles Mandailing Natal Cek Pos Pam Siabu

Ika Rodhiah | 11 Mei 2021

Foto: Pengecekan Posko Ops Ketupat 2021 di Pos Pam Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Selasa, (11/05/).

Siabu, StArtNews – Kapolres Mandailing Natal AKBP Horas Tua Silalahi melakukan pengecekan Posko Ops Ketupat 2021 di Pos Pam Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Selasa, (11/05/).

Kedatangan Kapolres Mandailing Natal didampingi Dandim 0212/TS, Waka Polres Mandailing Natal Kompol Agus Maryana S. H, Kepala BPBD, Kadishub, Ka BNNK Kab. Madina. Kasubdenpom, Danramil 13 Panyabungan serta PJU Polres Mandailing Natal. selain untuk mengecek kesiapsiagaan petugas Posko Ops Ketupat, Kapolres beserta rombongan juga memastikan proses penyekatan pemudik agar berjalan lancar serta memberikan bingkisan kepada petugas posko sebagai bahan buka puasa nantinya.

Horas Tua Silalahi mengatakan operasi ketupat yang dimulai sejak tanggal 06 S/d 24 Mei 2021 selama 18 hari ini sangat berbeda dari tahun -tahun sebelumnya, penyebabnya karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga kebijakan pemerintah yang diambil untuk mencegah penyebaran semakin meluas salah satunya larangan mudik.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Mandailing Natal AKBP Horas Tua Silalahi memantau langsung pelaksanaan tugas pengamanan yang dilakukan oleh aparat gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Kesehatan dan Satpol PP serta Saka Bhyangkara.

“Jaga soliditas dan kekompakan yang terlibat pengamanan hingga dalam pelaksanaan tugas kita mampu mengatasi berbagai kendala guna terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.” Ungkap Kapolres kepada petugas Posko Ops Ketupat 2021 saat melakukan pengecekan.

“Lakukan tugas sesuai SOP yang ada, utamakan keselamatan dalam bekerja. Semoga Allah selalu melindungi dan mencatat kerja kita sebagai ladang ibadah,” Ujar Kapolres.

Kapolres berharap segala upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid -19, dapat didukung penuh oleh setiap warga negara yaitu dengan taat dan patuh serta disiplin dalam menerapkan prosedur kesehatan dan patuh terhadap larangan mudik.

 

Reporter: Ika Rodhiah Putri

Editor: Tim Redaksi StArtNews

Komentar Anda

komentar

Written by Ika Rodhiah

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play