Tragis..! Korban Hanyut di Sinunukan Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Terpisah
Tim SAR gabungan menemukan potongan kepala Amiran (60), petani yang hanyut di Sungai Airapa, Sinunukan, Madina. Pencarian tubuh korban masih berlanjut.
Sinunukan, StartNews – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Amiran (60), petani asal Desa Airapa, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang dilaporkan hilang misterius sejak Minggu (17/5/2026) malam, dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari ketiga, Rabu (20/5/2026).
Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian. Namun, tim baru berhasil menemukan potongan kepala korban. Sementara bagian tubuh lainnya masih dalam proses pencarian.
Camat Sinunukan Abdi Negara Pulungan membenarkan penemuan bagian tubuh korban dan sudah diserahkan ke pihak keluarga.
“Hari ini pencarian akan dihentikan oleh Tim SAR. Namun, jika ada yang menemukan bagian tubuh korban bisa menghubungi pihak kecamatan maupun tim Basarnas atau BPBD Madina,” katanya.
Peristiwa tragis ini bermula ketika korban pamit untuk mandi dan mengambil wudu guna menunaikan ibadah salat Magrib di sungai pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Pihak keluarga yang curiga karena korban tak kunjung kembali kemudian melakukan pencarian ke lokasi pemandian. Namun, mereka hanya menemukan tempat kosong hingga akhirnya menduga korban telah hanyut terbawa arus.
Dalam operasi pencarian pada hari ketiga, personel Pusdalops-PB BPBD Madina bersama instansi terkait memperluas radius pencarian. Petugas menyisir area hulu hingga hilir sungai menggunakan perahu karet dan perahu fiber, serta menerbangkan drone untuk memantau visual dari udara di tengah tantangan keberadaan predator buaya di aliran sungai tersebut.
Sebelumnya, Komandan Basarnas M. Rizal Rangkuti mengatakan tim di lapangan harus menerapkan kewaspadaan tingkat tinggi selama proses penyisiran, karena kondisi lingkungan yang berisiko.
“Berdasarkan laporan tim yang melakukan pencarian, menemukan tiga ekor predator. Di antaranya satu ekor ukuran besar dan dua ekor ukuran kecil yang tak jauh dari TKP. Kita tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar sungai, mengingat adanya penemuan hewan buas di sungai Batang Bangko ini,” ujar M. Rizal Rangkuti.
Reporter: Agus Hasibuan

Comments
This post currently has no comments.