Redam Tensi Demo, Bupati Madina Tawarkan Kunjungan Balasan ke Kampus STAIN
Bupati Madina H. Saipullah Nasution meredam kritik keras Aliansi Cipayung Plus dengan mengajak mahasiswa berdialog dan menawarkan kunjungan balasan ke kampus untuk menyerahkan jawaban tertulis.
Panyabungan, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution meredam tensi tinggi aksi unjuk rasa Aliansi Cipayung Plus dan Poros Pelajar Madina dengan menawarkan kunjungan balasan ke Kampus STAIN Madina guna menyerahkan jawaban tertulis atas 15 tuntutan massa, Kamis (11/6/2026).
Strategi persuasif ini mengubah jalannya demonstrasi di depan Kantor Bupati Madina yang semula diwarnai kritik keras menjadi forum pemaparan program kerja pemerintah yang kondusif di dalam aula.
Aksi yang awalnya beragendakan desakan terhadap persoalan mendasar masyarakat, seperti infrastruktur, pertambangan, listrik, irigasi, pengelolaan sampah, hingga transparansi anggaran, berubah haluan setelah bupati mengajak massa meninggalkan halaman kantor untuk berdialog.
Di dalam ruangan, mahasiswa meminta agar semua poin tuntutan dijawab melalui dokumen tertulis yang kemudian langsung disetujui oleh kepala daerah.
Tidak hanya menyepakati metode jawaban tertulis, Saipullah proaktif dengan menawarkan diri untuk mengantarkan langsung dokumen tersebut sekaligus membuka ruang diskusi lanjutan di lingkungan akademis mahasiswa.
“Kami siap mengantarkan langsung jawaban tertulis ini ke Kampus STAIN Madina agar kita bisa membedah dan membahasnya bersama-sama secara lebih akademis,” ujar Saipullah di hadapan perwakilan pengunjuk rasa.
Sebelum menyerahkan surat tuntutan di penghujung pertemuan, Saipullah memanfaatkan momentum dialog untuk memaparkan visi-misi daerah, penanganan bencana, kondisi anggaran, hingga rencana strategis pembangunan Madina 2026.
Selama pemaparan panjang itu, massa aksi yang sebelumnya lantang berorasi di luar gedung memilih untuk menyimak penjelasan tanpa memberikan interupsi atau sanggahan berarti, hingga forum ditutup secara tertib.
Reporter: Fadli Mustafid

Comments
This post currently has no comments.