menu Home chevron_right
Berita Madina

BNNK Madina Latih Pegiat P4GN dengan Penguatan Karakter dan Keahlian Public Speaking

Redaksi | 16 Juli 2026

LSM, StartNews – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Mandailing Natal (BNNK Madina) mempertajam strategi perang melawan narkoba dengan membekali puluhan pegiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan keterampilan public speaking dan penguatan karakter di MDA Purba Baru, Lembah Sorik Marapi (LSM), Madina, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan mengubah pola sosialisasi konvensional menjadi pendekatan humanis yang berbasis pada keteladanan serta kemampuan komunikasi persuasif di tengah masyarakat.

Dalam bimbingan teknis (bimtek) selama dua hari tersebut, para peserta dari berbagai unsur masyarakat tidak hanya dijejali regulasi hukum, melainkan ditempa untuk menjadi pemengaruh (influencer) sosial.

Pada hari pertama, materi berfokus pada fondasi regulasi, pencegahan, adiksi, dan rehabilitasi yang disampaikan oleh Sudrajat Putra Batubara, Yuri Andri, dr. M. Putra, Sp.KJ., serta perwakilan Polres Madina.

Memasuki hari kedua, arah pembekalan bergeser pada penguatan kapasitas personal melalui materi literasi digital oleh M. Syail Lubis, penguatan karakter oleh Ahmad Salman Farid, teknik public speaking oleh Khoiruddin Faslah Siregar, serta penyusunan rencana aksi yang dipandu oleh Arieska.

Ketua Infokom MUI Madina sekaligus akademisi, Ahmad Salman Farid, mengatakan integritas personal adalah modal utama sebelum seorang penggiat turun ke lapangan. Menurut dia, keberhasilan gerakan P4GN pada era modern ini tidak lagi bertumpu pada seberapa banyak informasi yang dihafal, melainkan pada kekuatan karakter dan konsistensi perilaku sehari-hari yang dapat dicontoh oleh lingkungan sekitar.

Menurut dia, karakter yang kuat menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan public, sehingga edukasi bahaya narkoba dapat diterima tanpa resistensi.

Kemampuan teknis penyampaian pesan kemudian diperkuat oleh Khoiruddin Faslah Siregar melalui sesi public speaking. Dia melatih para penggiat untuk menguasai panggung, menyusun pesan secara sistematis, dan menggunakan bahasa yang menyentuh sisi emosional audiens.

Menurut dia, kemampuan komunikasi penting agar materi P4GN yang biasanya terkesan kaku dan menakutkan dapat dikemas menjadi dialog yang persuasif serta menggugah kesadaran kolektif masyarakat.

Sementara Kepala BNNK Madina Syamsul Arifin mengatakan penguatan kapasitas dari sisi kepribadian dan komunikasi ini merupakan bagian dari transformasi strategi pemberdayaan masyarakat.

BNNK berharap para relawan tidak sekadar perpanjangan tangan formal, melainkan menjadi motor penggerak yang memiliki kompetensi tinggi untuk menciptakan lingkungan yang tangguh dari ancaman narkotika.

“Penggiat P4GN merupakan mitra strategis BNN dalam memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Melalui pembekalan karakter, kemampuan komunikasi, dan pemahaman yang komprehensif, kami berharap para peserta mampu menjadi pelopor sekaligus teladan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Madina,” ujar Syamsul Arifin.

Melalui pendekatan baru yang memadukan integritas moral dan keahlian berbicara di depan publik, BNNK Madina optimistis sinergi antara pemerintah, akademisi, dan tokoh masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Program bimtek ini ditargetkan mampu melahirkan agen-agen perubahan yang kompeten untuk mempercepat terwujudnya wilayah Madina yang bersih dari peredaran gelap narkotika.

Reporter: Faslah Siregar

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play