menu Home chevron_right
Berita Madina

Diskominfo Ajak Siswa Baru MAN 1 Madina Jadi Digital Santri, Bukan Pecandu Gawai

Redaksi | 16 Juli 2026

Panyabungan, StartNews –Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mandailing Natal (Diskominfo Madina) mengajak ratusan siswa baru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Madina untuk bertransformasi menjadi digital santri yang produktif dan berakhlak, bukan menjadi pecandu gawai atau digital addict.

Langkah inovatif itu diambil melalui kolaborasi antara MAN 1 Madina dengan pemerintah daerah dalam kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) Tahun Ajaran 2026-2027 yang digelar di Panyabungan pada Rabu (15/7/2026).

Melalui sudut pandang pembentukan karakter generasi berbasis digital, kerja sama ini menjadi fondasi agar siswa madrasah tidak sekadar menjadi konsumen teknologi, melainkan agen perubahan yang positif.

Kepala Diskominfo Madina Muhammad Syail Lubis, yang hadir sebagai narasumber, mengatakan siswa yang masuk ke madrasah saat ini berada pada era yang jauh berbeda. Ruang dakwah dan ruang belajar telah berpindah ke dalam genggaman tangan. Itu sebabnya, dia menekankan pentingnya bagi para siswa untuk mengubah orientasi penggunaan teknologi digital sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di bangku aliyah.

“HP dan internet harus dimanfaatkan untuk belajar, berdakwah, dan berkarya. Contohnya mengakses materi pelajaran online, membuat konten Al-Qur’an 30 detik, hingga mempromosikan produk UMKM orangtua secara digital,” ujar Syail saat memaparkan materi bertajuk ‘Literasi Digital dan Kebijakan Bermedsos: Cerdas, Berakhlak, Siap Berkompetisi’.

Selain mendorong produktivitas, Syail juga mengingatkan para siswa tentang pentingnya menjaga etika digital atau akhlak di media sosial dengan menerapkan prinsip menyaring informasi sebelum membagikannya kepada publik. Karakter inilah yang dinilai menjadi pembeda utama antara lulusan madrasah dengan sekolah umum lainnya di tengah banjir informasi era modern.

“Tidak menyebarkan hoaks, menjaga tulisan di kolom komentar, hingga menjaga aurat dan privasi di media sosial. Madrasah mencetak generasi yang tidak hanya pintar Iptek, tapi juga kuat Imtaq. Itulah yang membedakan lulusan madrasah dengan yang lain,” ungkap Syail.

Dia mengatakan Pemkab Madina berkomitmen mendukung program pembangunan karakter peserta didik, termasuk membuka ruang pelatihan desain grafis dan konten kreator bagi madrasah.

Sebagai penutup, Syail menantang para siswa baru untuk tidak hanya menjadi penonton pasif di dunia maya, melainkan menjadi pemimpin yang mampu memviralkan kebaikan dan menjadikan akhlak mulia sebagai teladan di ruang digital.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play