Lahan Lima Hektare Kebun Sawit dan Semak Belukar di Labuhanbatu Terbakar
Labuhanbantu, StartNews – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat area seluas lima hektare terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Labuhanbatu. Kebakaran melahap kawasan kebun sawit serta semak belukar milik masyarakat di Desa Pasar Tiga, Kecamatan Panai Tengah. Hingga kini petugas gabungan berhasil mengendalikan pergerakan api.
Kebakaran tersebut dilaporkan kali pertama terjadi pada Kamis pekan lalu dan langsung mendapatkan respons penanganan dari otoritas setempat. Petugas penanggulangan bencana bergerak menuju lokasi untuk mengisolasi titik api agar tidak meluas ke permukiman atau area perkebunan warga sekitar.
“Berdasarkan laporan, kebakaran hutan dan lahan itu terjadi pada Kamis (6/8/2026),” kata Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, di Medan, Minggu (9/8/2026).
Sri Wahyuni mengatakan tidak ada warga yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran lahan perkebunan sawit dan semak belukar tersebut. Petugas lapangan mengamankan lokasi dan memastikan seluruh masyarakat di area sekitar berada dalam kondisi aman.
“Berdasarkan laporan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa atas peristiwa itu,” kata Sri Wahyuni.
Upaya pemadaman dan penanganan darurat dilakukan secara intensif oleh pemerintah daerah bersama instansi serta pemangku kebijakan terkait.
BPBD Provinsi Sumut juga menerjunkan tim untuk memberikan pendampingan teknis dan logistik kepada BPBD Kabupaten Labuhanbatu guna mempercepat pemulihan kondisi di lokasi penanganan.
Proses pemadaman kini berlanjut ke tahap pengawasan ketat untuk mencegah munculnya kembali titik api akibat embusan angin atau sisa material kayu yang masih membara.
“Kondisi terkini, dalam tahap pendinginan di lokasi terdampak,” ujar Sri Wahyuni.
Petugas mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.