Misteri Ikan Mati di Batang Ayumi, Pemko Padangsidimpuan Larang Warga Konsumsi
Padangsidimpuan, StartNews – Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengimbau warga untuk tidak mengambil, mengonsumsi, maupun memperjual-belikan ikan-ikan yang ditemukan mati mendadak di aliran Sungai Batang Ayumi. Pencegahan ini bertujuan melindungi kesehatan masyarakat seiring beredarnya isu dugaan keterkaitan fenomena kematian massal ikan itu dengan kawasan Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Batu Bola.
Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution menyatakan pihaknya menerjunkan tim teknis guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Pemerintah Kota Padangsidimpuan memandang serius informasi tersebut dan telah meminta perangkat daerah terkait untuk melakukan pengecekan serta verifikasi kondisi di lapangan,” ujar Rahmat Marzuki Nasution, melalui surat yang diunggah di laman facebook Pemerintah Kota Padangsidimpuan yang dilihat pada Rabu (26/8/2026).
Rahmat menekankan pengujian parameter kualitas air dan kondisi lingkungan sekitar aliran sungai akan dilakukan secara independen serta objektif sesuai koridor hukum. Pihaknya enggan terburu-buru mengambil kesimpulan terkait penyebab pasti kematian fauna air tersebut tanpa dasar penelitian yang valid.
“Pemerintah Kota Padangsidimpuan tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kematian ikan sebelum terdapat hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” tegasnya.
Apabila hasil uji laboratorium nantinya membuktikan adanya indikasi pencemaran lingkungan atau kebocoran limbah, kata dia, Pemerintah Kota Padangsidimpuan berjanji akan mengambil tindakan tegas dan penanganan hukum sesuai peraturan perundang-undangan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil uji resmi demi menjaga keselamatan Bersama,” katanya.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.