menu Home chevron_right
Berita Madina

Generasi Muda Madina Terancam, Bupati Ultimatum Perkawinan Dini dan Narkoba

Redaksi | 15 Oktober 2026

Panyabungan, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengultimatum seluruh elemen masyarakat untuk membendung maraknya kasus perkawinan anak dan penyalahgunaan narkoba di kabupaten ini. Dia menegaskan ancaman ganda tersebut berpotensi merusak masa depan generasi muda sekaligus menghancurkan mimpi Indonesia Emas 2045.

Saipullah menyampaikan teguran keras itu saat membuka Seminar Akbar Bahaya Narkoba dan Cegah Pernikahan Anak di Aula SMAN 1 Panyabungan Timur, Desa Parmompang, Rabu (14/10/2026).

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bersama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Madina memprakarsai forum kritis bertajuk ‘Rekonstruksi Kesadaran Generasi Muda dalam Pencegahan Narkoba dan Perkawinan Dini’ tersebut.

Saipullah menolak agenda penguatan kapasitas generasi muda sekadar menjadi ajang formalitas. Dia menuntut aksi nyata seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat desa demi membentengi mental dan kesehatan fisik remaja.

“Pencegahan narkoba dan perkawinan dini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, kecamatan, hingga kabupaten,” kata Saipullah di hadapan para peserta seminar.

Menurut dia, bahaya narkoba tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak tatanan keluarga secara permanen. Dia mendesak gerakan pencegahan berbasis komunitas dan penanaman nilai keagamaan sebagai benteng pertahanan utama.

“Kami berharap acara ini bukan seremonial saja, tapi sebuah bentuk kepedulian sosial yang kritis,” ujar Saipullah.

Dia menambahkan, target nasional melahirkan generasi unggul pada 2045 mustahil terwujud jika anak muda terjerat narkoba dan tergesa-gesa menikah pada usia sekolah. “Salah satu kunci utama membentengi diri adalah dengan memperkuat agama,” katanya.

Perwakilan HMI Ahmad Rifai menyambut komitmen Pemkab Madina. Dia memastikan gerakan mahasiswa dan pelajar akan terus mengawal isu ini hingga ke akar rumput.

“Ini bentuk kepedulian sosial terhadap bahaya narkoba dan perkawinan dini,” kata Rifai.

Jajaran pejabat Pemkab Madina turut mendampingi bupati dalam kegiatan tersebut. Tampak hadir Kadisdikbud dr. Muhammad Faisal Situmorang, Kadis Kesehatan drg. Muhammad Firdausi Batubara, Kadis Kominfo Parlin Lubis, Kadis Sosial P3A Syukri Nasution, Kaban Kesbangpol Sudrajat, Camat Panyabungan Timur Wahyu Hidayat Siregar, serta jajaran kepala desa setempat.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play