menu Home chevron_right
Berita Sumut

Bupati Tapsel Tinggalkan ‘Omon-omon’ dan Minta Jajaran Berbasis Data

Redaksi | 21 Oktober 2026

‎Medan, StartNews – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu menekankan pentingnya transparansi dan pengelolaan data yang valid dalam penanganan bencana hidrometeorologi. Komitmen meninggalkan pola kerja tanpa data konkret ini membuahkan apresiasi Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara.

‎

‎Dalam penganugerahan KI Sumut Awards 2026 di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (20/10/2026), Pemkab Tpasel meraih predikat Kabupaten Informatif. Sementara Gus Irawan Pasaribu dianugerahi Achievement Person Award sebagai tokoh Kepala Daerah tercepat dalam penyediaan data pasca bencana hidrometeorologi 2025.

‎Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Republik Indonesia Hafidha Farwa dan diterima oleh Wakil Bupati Tapanuli Selatan Jafar Syahbuddin Ritonga.

‎Gus Irawan Pasaribu menyampaikan ketidakhadirannya secara langsung disebabkan agenda mendesak yang tidak dapat ditinggalkan. Dia pun menyampaikan permohonan maaf dan mengapresiasi jajaran Komisi Informasi Sumatera Utara serta seluruh lini pemerintahan daerah yang bekerja responsif selama penanganan bencana hingga tahap pemulihan.

‎Gus Irawan menegaskan penghargaan tersebut bukanlah tujuan utama pemerintah dalam merespons bencana. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak merupakan bentuk tanggung jawab moral dan pelayanan publik yang mutlak.

‎”Namanya bencana, ya tentu kehadiran kita di tengah masyarakat sangat dibutuhkan. Jadi, kita memang tidak pernah berpikir untuk mendapat apresiasi. Tapi begitu pun, terima kasih kembali saya sampaikan,” ucap Gus Irawan.

‎Lebih lanjut, dia menyoroti pentingnya data yang akurat dan berbasis fakta dalam mengambil setiap kebijakan publik, khususnya pada era transformasi digital saat ini.

‎Pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong digitalisasi di seluruh lini pemerintahan daerah, mulai dari dokumentasi, pengelolaan data, hingga pelaporan program.

‎”Data itu menjadi sangat penting, apalagi kemudian sekarang di era digitalisasi ini semuanya sudah evidence. Gak bisa lagi sekarang ‘omon-omon’. Itu yang selalu saya tekankan kepada jajaran di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan,” tegasnya.

‎Dia berharap penguatan sistem digital berbasis fakta ini dapat terbangun secara bertahap, sehingga seluruh proses kerja birokrasi di Kabupaten Tapanuli Selatan semakin terukur, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

‎Reporter: Lily Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play