menu Home chevron_right
Berita Madina

Perda Diniyah Jadi Sorotan, FKDT dan Kontingen Porsadin Sambangi Kantor Golkar Madina

Redaksi | 29 Oktober 2026

FKDT dan kontingen Porsadin Madina mengunjungi DPD Golkar Madina untuk menyampaikan aspirasi Perda Diniyah demi menjamin status MDA.

Panyabungan, StartNews – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kabupaten Mandailing Natal (FKDT Madina) bersama sejumlah kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Pordadin) VII menyambangi kantor DPD Partai Golkar Madina untuk menyampaikan apresiasi sekaligus mengaspirasikan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Diniyah.

Pertemuan di kantor DPD Golkar Madina pada Rabu (28/10/2026) tersebut diterima jajaran pimpinan partai, termasuk Wakil Ketua DPRD Madina Indah Annisa, Ketua Fraksi Golkar Zubaidah Nasution, serta Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPD Golkar Anas.

Kedatangan rombongan itu bertujuan menyerahkan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Partai Golkar terhadap keberangkatan, proses kompetisi, hingga kepulangan kontingen Porsadin Madina dari tingkat provinsi.

Ketua FKDT Madina Muhammad Daud menyatakan seluruh rangkaian kegiatan kontingen berjalan dengan baik berkat dukungan pendanaan yang teratasi secara optimal. Dia juga mengungkapkan rasa bangga atas prestasi siswa-siswi Madrasah Diniyah Al-Awaliyah yang menorehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Sumatera Utara dan bersiap melaju ke tingkat nasional.

“Alhamdulillah, rangkaian tersebut berjalan baik tanpa ada kendala, mulai dari pendanaan seluruhnya teratasi dengan baik. Selain itu, siswa-siswi kita berhasil meraih piagam terindah di tingkat Provinsi Sumatera Utara yang menjadi utusan ke tingkat nasional,” ujar Muhammad Daud.

Selain menyampaikan apresiasi, Daud secara khusus menitipkan aspirasi kepada Fraksi Golkar DPRD Madina agar turut memperjuangkan lahirnya Perda Diniyah. Menurut dia, regulasi tersebut penting guna menjamin status hukum serta integritas sekolah-sekolah MDA di daerah.

Menanggapi kunjungan dan aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Madina Indah Annisa mengapresiasi para pembina, guru, dan kontingen Porsadin yang telah mengharumkan nama daerah melalui perolehan medali di tingkat provinsi.

Dia menegaskan pembinaan generasi muda berprestasi merupakan tanggung jawab moral bersama lintas partai politik.

“Kami merasakan punya tanggung jawab moral, bukan hanya di Partai Golkar, tapi di partai-partai lain juga memberikan dukungan kepada mereka. Prestasi yang mereka torehkan merupakan tanggung jawab kita untuk memberikan support agar tetap semangat mengharumkan nama baik Mandailing Natal,” tutur Indah Annisa.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina Zubaidah Nasution menyatakan komitmen lembaganya untuk menindaklanjuti aspirasi para guru MDA terkait perlunya payung hukum khusus.

Pihaknya berencana membawa persoalan status guru dan sekolah MDA ini ke ranah legislatif melalui koordinasi lintas fraksi.

“Fraksi Golkar akan berkoordinasi dengan Ketua DPRD dan fraksi lainnya untuk dibahas di paripurna terkait dengan Perda Diniyah yang diharapkan oleh guru-guru MDA,” tegas Zubaidah.

Reporter: Agus Hasibuan

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play